BATAM TERKINI

BP Batam: Terminal Ferry Domestik dan Internasional Pelabuhan Tetap Beroperasi Normal

meski tidak mengangkut penumpang Kapal Pelni KM Kelud tujuan Batam-Jakarta dan KM Sinabung tujuan Batam-Belawan (Medan) tetap diperbolehkan sandar

dok_BP Batam
ILUSTRASI - Opersional Pelabuhan BP Batam di Batu Ampar, Batam. 

BP Batam Tegaskan: Terminal Ferry Domestik dan Internasional Pelabuhan Tetap Beroperasi Normal

TRIBUNBATAM.ID, BATAM -- Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Nelson Idris mengatakan hingga saat ini Terminal Ferry Domestik dan Internasional di bawah pengelolaan BP Batam masih beroperasi seperti biasa.

Nelson menjelaskan dalam Permenhub PM 25 Tahun 2020 disebutkan larangan sementara penggunaan sarana transportasi laut berlaku untuk pengoperasian kapal penumpang.

Larangan ini berlaku khusus yang melayani pelayaran mudik dalam satu wilayah provinsi, kabupaten, atau kecamatan yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Larangan serupa juga untuk pelayaran antarprovinsi, kabupaten, atau kecamatan dengan ketentuan pelabuhan asal, singgah, atau tujuan merupakan wilayah yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Selain itu, Permenhub PM 25 Tahun 2020 juga mengatur pengecualian penerapan larangan sementara penggunaan sarana transportasi laut;

  1. Untuk pelayanan kapal penumpang rutin non mudik yang mana daerah asal maupun tujuan tidak menetapkan PSBB;
  2. kapal penumpang antar pulau bagi TNI/POLRI/ASN dan tenaga medis, dan kapal penumpang yang melayani pengangkutan logistik (sembako, obat dan alat medis) yang telah mendapatkan persetujuan izin berlayar dari Syahbandar dan disetujui oleh Gugus Tugas Covid-19 di wilayah bersandar.

“Batam hingga kini belum ditetapkan sebagai wilayah pembatasan sosial berskala besar (PSBB), itu artinya kapal-kapal penumpang rutin baik domestik maupun internasional masih dapat beroperasi seperti biasa, namun terdapat pengurangan jadwal operasional sebagai imbas penyebaran Covid-19,” ujar Nelson Idris, dalam rilis yang diterima Rabu (29/4/20) lalu.

Nelson mengakui, meski tidak mengangkut penumpang Kapal Pelni KM Kelud tujuan Batam-Jakarta dan KM Sinabung tujuan Batam-Belawan (Medan) tetap diperbolehkan sandar di dermaga Pelabuhan Batu Ampar untuk mengangkut kebutuhan logistik.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Nelson Idris
Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Nelson Idris (TRIBUNBATAM.id/ICHWAN NURFADILLAH)

BP Batam: Penerbangan Komersil Batam Dihentikan Sementara, Maskapai Manfaatkan Operasional Kargo

Nelson juga meminta masyarakat mematuhi arahan Presiden Joko Widodo yang melarang masyarakat mudik pada Idul Fitri 1441 H.

Pelarangan tersebut bermaksud untuk mencegah penyebaran Covid-19 ke keluarga di kampung halaman.

“Kami tegaskan bahwa BUP Batam siap menyesuaikan dengan peraturan yang berlaku, dan jika mengacu pada Permenhub PM 25 Tahun 2020, maka Pelabuhan di Batam tidak terkena imbas karena bukan termasuk wilayah PSBB. Tapi kita ingatkan agar masyarakat Batam tidak mudik sehingga wabah Covid-19 ini tidak berpindah ke daerah lainnya,” ujar Nelson.

Halaman
12
Editor: thamzil thahir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved