Breaking News:

VIRUS CORONA

Belajar Hidup dengan Corona, WHO Peringatkan Covid-19 Mungkin Tak Bisa Hilang, Sama Seperti HIV AIDS

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) baru-baru ini mengeluarkan pernyataan yang cukup mengejutkan.

Editor: Anne Maria
El Pais
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA- Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) baru-baru ini mengeluarkan pernyataan yang cukup mengejutkan.

WHO memperingatkan dunia harus belajar hidup berdampingan dengan virus Corona.

Pernyataan yang disampaikan WHO pada hari Rabu 13 Mei 2020 tersebut lebih rinci menyebutkan virus Corona berpotensi menjadi endemik yang sama seperti HIV.

Sehingga mungkin virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit pernapasan, Covid-19 tidak akan menghilang.

"Penting menggarisbawahi ini, virus corona mungkin hanya menjadi virus endemik lain di dunia ini, dan virus ini mungkin tidak akan pernah hilang."

"HIV belum menghilang, tapi kami telah sepakat virus ini juga demikian," kata anggota WHO bagian tanggap darurat, Mike Ryan, dikutip dari Al Jazeera

Tentang Rencana Buka Sekolah Juli 2020, Kemendikbud Diminta Petakan Zona Virus Corona di Lapangan

China Meradang dan Gertak Selandia Baru, Tak Usah Ikut-ikutan Dukung Taiwan di WHO

Dari kiri Direktur Program Health Emergencies World Health Organization (WHO) Michael Ryan, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dan WHO Technical Lead Maria Van Kerkhove menghadiri jumpa pers mengenai virus corona atau COVID-19, di kantor pusat WHO di Jenewa Swiss, Rabu (11/3/2020). Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan penilaian bahwa virus corona jenis baru (COVID-19) sebagai pandemi. (Photo by Fabrice COFFRINI / AFP)
Dari kiri Direktur Program Health Emergencies World Health Organization (WHO) Michael Ryan, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dan WHO Technical Lead Maria Van Kerkhove menghadiri jumpa pers mengenai virus corona atau COVID-19, di kantor pusat WHO di Jenewa Swiss, Rabu (11/3/2020). Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan penilaian bahwa virus corona jenis baru (COVID-19) sebagai pandemi. (Photo by Fabrice COFFRINI / AFP) (AFP/FABRICE COFFRINI)

Ryan mengimbau agar publik tidak menyimpulkan kapan virus ini akan berakhir atau menghilang.

Sebab tidak ada bukti yang mendasari hal tersebut.

"Saya pikir penting bagi kita untuk realistis dan saya tidak berpikir siapapun dapat memprediksi kapan penyakit ini akan hilang."

"Saya pikir tidak ada janji dalam hal ini dan tidak ada tanggal. Penyakit ini dapat menjadi masalah yang panjang, atau mungkin tidak mungkin," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved