Breaking News:

KISAH NYATA Peristiwa Lailatul Qadar di Sulsel, Warga Dihebohkan Cahaya Berkilauan Kegelapan Malam

Berikut kisah nyata peristiwa lailatul qadar yang diceritakan turun temurun kepada santri Pondok Pesantren Darud Dakwah Wal Irsyad (DDI) Mangkoso

the guardian
Ilustrasi bersujud 

TRIBUNBATAM.id, BARRU - Berikut kisah nyata peristiwa lailatul qadar yang diceritakan turun temurun kepada santri Pondok Pesantren Darud Dakwah Wal Irsyad (DDI) Mangkoso, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Dalam surat Al Qadr yang menerangkan bahwa Lailatur Qadar adalah satu malam yang penuh kemuliaan di Bulan Ramadhan.

Banyak umat Islam yang menanti berkah malam Lailatul Qadar di bulan Ramadhan.

Malam Lailatul Qadar atau malam seribu bulan adalah malam yang dirahasiakan Allah kepada Umat Muslim di Bulan Suci Ramadhan.

Namun, kisah spiritual yang dialami  Anre Gurutta Haji (AGH) Abdurrahman Ambo Dalle, pendiri DDI yang disaksikan warga sekitar.

Saat itu Anre Gurutta Haji (AGH) Ambo Dalle itikaf tengah malam di Masjid Mangkoso, tepat di malam ke-27 Ramadan.

Tiba-tiba sebercak cahaya terang berderang turun dari langit.

Cahaya berkilauan di tengah kegelapan malam itu, maklum waktu itu Mangkoso belum dialiri listrik, masuk ke masjid lewat atap.

AGH Ambo Dalle yang sedang tepekur, duduk bersila di tengah ruangan masjid, tiba-tiba dikelilingi tujuh gumpalan cahaya. Masjid jadi terang benderang.

Sejumlah warga yang menyaksikan peristiwa itu berlarian ke masjid karena mengira masjid sedang terbakar.

Halaman
1234
Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved