Breaking News:

Tanjungpinang Zona Merah Corona, Sekda Pilih Salat Id di Rumah

Pemko, kata Teguh, masih meminta masyarakat Muslim melaksanakan aktivitas ibadah di rumah tanpa harus ke masjid atau musala.

Editor: Irfan Azmi Silalahi
https://www.freepik.com/
Ilustrasi sujud dalam salat 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjungpinang Teguh Ahmad Syafari memastikan, belum ada pencabutan Surat Edaran Wali Kota Nomor 440/422/1.1.03/2020.

Surat itu mengatur tentang tata cara beribadah semala masa pandemi.

Pemko, kata Teguh, masih meminta masyarakat Muslim melaksanakan aktivitas ibadah di rumah tanpa harus ke masjid atau musala.

Pemprov Kepri Terbitkan Surat, Salat Berjamaah di Daerah Zona Merah dan Kuning Corona di Rumah

"Jadi belum ada dicabut SE tersebut.

Kami juga mengacu pada SE Menteri Agama tentang Panduan Ibadan Ramadan dan Idul Fitri di tengah pandemi," ujar Teguh, Minggu (17/05/2020).

Ia menambahkan, kebijakan itu akan terus dilakukan, bahwa untuk Salah Id Lebaran.

"Selama belum dicabut. Kalau dicabut silakan.

Artinya wilayah kita sudah baik dari sebelumnya.

Saya saja sama Bu Plt Wali Kota bersama keluarga Salat Id di rumah saja," ujarnya.

Tanjungpinang Tetap Waspada, Sekda Minta Warga Salat di Rumah

Sampai kini Kepri masih melakukan antisipasi serangan kedua wabah.

Adapun kasus-kasus corona yang selama ini ada sudah tahap bisa dikendalikan, ditandai dengan banyaknya kasus positif yang sembuh.

Di satu sisi, khusus Tanjungpinang dan Batam masih harus tetap ekstra waspada.

Pasalnya, dua wilayah ini masuk zona merah penyebaran Covid-19, dan menjadi episentrum di wilayah Kepri.

(tribunbatam.id/Endra Kaputra)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved