VIRUS CORONA

India Jadi Episentrum Baru Virus Corona di Asia, Ini Penjelasannya

Dilansir dari Straits Times, Sabtu (16/5/2020), hampir sepertiga kasus di India tercatat di ibu kota Delhi yang memiliki populasi 19 juta jiwa.

(STR/EPA-EFE)/Kompas.com
Petugas keamanan India menegur warga untuk tetap menjaga jarak aman 1 meter, saat mengantre pembelian sayur di Guwahati, India, 28 Maret 2020. India menerapkan lockdown selama 21 hari sejak Selasa (24/3/2020). 

TRIBUNBATAM.id, DELHI-  Bukan China, ternyata India lah yang menjadi episentrum baru virus Corona di Asia.

India kini telah mencatatkan lebih banyak kasus infeksi virus Corona daripada China.

Tercatat virus Corona di India ada 90.927 kasus dan 2.872 kematian, berdasarkan data hingga Sabtu (16/5/2020).

Sebagian besar kasus infeksi di India terdapat di kota-kota besarnya yang menjadi pusat kegiatan ekonomi.

Dilansir dari Straits Times, Sabtu (16/5/2020), hampir sepertiga kasus di India tercatat di ibu kota Delhi yang memiliki populasi 19 juta jiwa.

Sementara kota Mumbai yang memiliki 17.512 kasus Covid-19 telah menyaksikan infrastruktur kesehatannya berada di bawah tekanan.

Selain rumah sakit yang kewalahan, ada sekitar 487 personel polisi dinyatakan positif Covid-19.

Virus itu menyebar melalui daerah-daerah kumuh di India, sehingga menimbulkan kekhawatiran utama bagi para pembuat kebijakan.

Depresi Tak Punya Penghasilan saat Pandemi Covid-19, Aktor India Pilih Bunuh Diri

China Akui Hancurkan Sampel Covid-19 Saat Awal Wabah, Apa Tujuannya?

Pengendalian virus

Kondisi ruang perawatan di tenda darurat yang dibuat dari tenda kanvas di luar All India Institute of Medical Sciences (AIIMS). Shelter ini didirikan oleh pemerintah Delhi. Rumah sakit India kekurangan tempat untuk merawat pasien Covid-19, sehingga pasien penyakit lain terpaksa diungsikan ke tenda darurat.
PRAKASH SINGH/AFP Kondisi ruang perawatan di tenda darurat yang dibuat dari tenda kanvas di luar All India Institute of Medical Sciences (AIIMS).
Shelter ini didirikan oleh pemerintah Delhi.
Rumah sakit India kekurangan tempat untuk merawat pasien Covid-19, sehingga pasien penyakit lain terpaksa diungsikan ke tenda darurat.

Di Dharavi, daerah kumuh terbesar di Asia, melaporkan 84 kasus baru pada Jumat (15/5/2020), menjadikan total kasus di daerah itu menjadi 1.145 dengan 45 kematian.

Halaman
123
Editor: Anne Maria
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved