Breaking News:

Nenek Ini 3 Kali Ditangkap karena Mencuri padahal Punya Toko Besar

Perempuan berusia lanjut ini untuk ketiga kalinya tertangkap polisi karena melakukan pencurian.

Editor: Aminudin
KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANA
Temu, nenek delapan cucu yang tertangkao mencuri kacang mete 

TRIBUNBATAM.id, SEMARANG - Entah apa maksud seorang nenek bernama Temu (60) warga Dusun Patemon, Desa Patemon, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

Perempuan berusia lanjut ini untuk ketiga kalinya tertangkap polisi karena melakukan pencurian.

Temu adalah seorang residivis yang pernah mendekam di Rutan Salatiga pada 2008 dan 2011.

LIKE DAN FOLLOW AKUN______@INSTAGRAM__TRIBUN BATAM:

Kali ini, dia ditahan aparat Polsek Ungaran karena melakukan pencurian di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang.

Saat ditanya, dia mengatakan mencuri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Namun, alibinya itu terbantahkan karena dia memiliki sebuah warung di Salatiga.

Selain itu, saat tertangkap pada Selasa (5/5/2020), Temu juga membawa uang sebanyak Rp 13 juta.

Setelah didesak Kapolres Semarang, AKBP Gatot Hendro Hartono, Temu mengakui juga alasannya mencuri.

"Saya hobi mencuri Pak," ucapnya, Jumat (15/5/2020) saat gelar kasus dI Mapolres Semarang.

Karena hobinya tersebut, Temu berulang kali berurusan dengan kepolisian.

Nenek delapan cucu ini juga mengakui, suaminya marah besar dengan hobinya tersebut.

"Suami saya marah-marah kalau tahu saya mencuri," ungkapnya.

Temu tertangkap pada Selasa (5/5/2020) setelah melakukan pencurian di Toko Pinter yang berada di Pasar Bandarjo.

Saat itu dia mengambil lima kilogram kacang mete dengan total harga Rp 710.000.

Sebelumnya, dia beraksi pada Minggu (3/5/2020) di Toko Nafeeza dan Toko Pinter di Pasar Bandarjo.

Di Toko Nafeeza, Temu mengambil 40 hijab seharga Rp 3.025.000 dan di Toko Pinter, mengambil kacang mete seharga Rp 600.000.

Kapolres Semarang, AKBP Gatot Hendro Hartono mengatakan, saat beraksi Temu selalu berpura-pura sebagai pembeli.

"Jadi dia mencuri barang-barang di Ungaran, selanjutnya dijual di Salatiga," ungkapnya.

Mengenai uang yang dibawa Temu, Gatot mengatakan bukan hasil kejahatan.

Tersangka dijerat dengan KUHP Pasal 362.

(Kompas.com/Dian Ade Permana)

SUBSCRIBE YOUTUBE CHANEL__TRIBUN BATAM__OFFICIAL:

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tiga Kali Tertangkap, Nenek Temu: Saya Hobi Mencuri"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved