Anggota DPR RI Sebut Sri Mulyani Gagal Susun Prediksi Indikator Penting Ekonomi

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani disebut gagal dalam membuat prediksi akurat tentang indikator ekonomi penting

YOUTUBE
Sri Mulyani 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani disebut gagal dalam membuat prediksi akurat tentang indikator ekonomi penting.

Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun.

Misbakhun menilai Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati gagal membuat prediksi akurat tentang indikator ekonomi yang penting.

Penilaian Misbakhun itu didasari pada kondisi riil tentang angka Pertumbuhan Ekonomi dan pelebaran angka defisit.

Ia mengatakan, saat rapat DPR dan Sri Mulyani pada 30 April 2020 menyampaikan Pertumbuhan Ekonomi kuartal I 2020 di kisaran 4,5 persen sampai 4,7 persen.

“Ternyata pada 5 Mei 2020 BPS mengumumkan angka pertumbuhan ekonomi kuartal I, pada tingkat 2,97 persen,” ujar Misbakhun dalam keterangannya, Jakarta, Senin (18/5/2020) malam.

Politikus Golkar itu juga mengkritisi Sri Mulyani yang baru saja mengkoreksi besaran defisit APBN 2020.

Di mana saat itu angka defisit dalam Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2020 Tentang Perubahan Postur Dan Rincian APBN 2020 dipatok pada angka 5,07 persen dari produk domestik bruto (PDB).

“Namun Bu Menkeu dalam jumpa pers secara virtual Senin sore mengumumkan bahwa ada pelebaran defisit APBN menjadi 6,27 persen. Jadi defisitnya melonjak dari Rp 852,9 triliun menjadi sekitar Rp 1.028,5 triliun,” tutur Misbakhun.

Data Corona 34 Provinsi Indonesia Selasa (19/5) Pagi, Total 18.010, Sembuh 4.324, Meninggal 1.191

Muncul Klaster Misterius, Satu Keluarga di Baloi Batam Positif Corona, Tak Punya Riwayat Kemana-mana

MULAI Dibagikan, Ini Jadwal Pengambilan Bantuan Sosial Tunai Rp 600 Ribu dari Pemko Tanjungpinang

Lebih lanjut Ia mengaku sudah sejak jauh-jauh hari menduga akan ada pelebaran angka defisit dari 5,07 persen sebagai prakiraan awal.

Sebab, pemerintah memang harus menghadapi pandemi virus corona atau Covid-19 yang berefek ke seluruh sektor perekonomian.

Halaman
12
Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved