Curhat Ketakutan, Kepala Dinas di Kepri Minta Tolong Kejaksaan!

Khawatir terjerat hukum, pejabat dari beberapa dinas memilih berkonsultasi dengan kejaksaan

TribunBatam.id/Endra Kaputra
JUMPA PERS - Kajati Kepri Sudarwidadi (tengah) menjawab pertanyaan wartawan pada jumpa pers Sosialisasi Penanganan Covid-19, Selasa (19/05/2020). Sejumlah dinas teknis pengadaan barang/jasa Covid-19 diketahui ketakutan dan meminta pendampingan kejaksaan. 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Sejumlah dinas teknis yang berkaitan dengan penanggulangan Covid-19 di Kepulauan Riau (Kepri) ketakutan.

Khawatir terjerat hukum, pejabat dari beberapa dinas memilih berkonsultasi dengan kejaksaan.

"Bahkan keluhannya, gak ada yang mau jadi PPK (Pejabat Pembuat Komitmen).

Mereka takut sekali ada kesalahan, anggapan mereka bisa langsung berhadapan hukum," ucap Kepala Kejaksan Tinggi (Kajati) Kepri, Sudarwidadi, Selasa (19/05/2020).

Pisah Sambut Kajati Kepri, Sudarwidadi Rasakan Kekeluargaan di Kepri

Pada jumpa pers Sosialisasi Penanganan Covid-19, Sudarwidadi menjelaskan saat ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kepri tengah meminta petunjuk jaksa, karena ragu-ragu dan ketakutan dalam pengadaan barang berkaitan dengan Covid-19.

"Ini makanya saya mau pamit duluan. Soalnya dari Disperindag sedansg menunggu untuk hal tadi," sebutnya.

Ia mengimbau siapa pun tak perlu khawatir terjerat hukum, asalnya tidak ada niat mencuri uang.

Menurut dia pengadaan bantuan/keperluan Covid-19 harus sesuai spesifikasi dan tidak ada permainan harga.

Seluruh kegiatan tidak melakukan tender tetapi penunjukan langsung.

"Saya rasa kalau tidak ada niat jahat pasti aman saja.

Halaman
123
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved