VIRUS CORONA DI KEPRI

Pembatasan Akses Transportasi Akibat Covid-19, Permintaan Sagu Asal Lingga Anjlok Hingga 50 Persen

Biasanya komoditas asal subsektor tanaman pangan asal Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri ini dikirim ke Jakarta, Tanjungpinang dan Selat Panjang.

TribunBatam.id/Istimewa
Kepala Karantina Pertanian Karantina Tanjung Balai Karimun, Priyadi saat meninjau pertanian sagu di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri. Ekspor sagu di Kabupaten Lingga turun hingga 50 persen akibat pandemi Covid-19. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Tanjung Balai Karimun mencatat adanya penurunan permintaan pasar domestik terhadap komoditas sagu asal Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.

Pada triwulan I tahun 2020, tercatat hanya 1.264 ton dengan nilai barang sebesar Rp7,58 Miliar sejak bulan Januari hingga April 2020.

Sementara pada periode yang sama, tercatat 2.931 ton pengan nilai ekonomi mencapai Rp17,58 Miliar.

Penurunan hingga 50 persen ini bukan disebabkan oleh faktor produksi. Melainkan adanya kendala transportasi akibat pembatasan moda transportasi guna pencegahan penyebaran Covid-19.

Biasanya komoditas asal subsektor tanaman pangan ini dikirim ke Jakarta, Tanjungpinang dan Selat Panjang.

Untuk itu, guna menjaga stabilitas harga ditingkat petani, Karantina Pertanian Tanjung Balai Karimun bersama-sama dengan instansi serta pemangku kepentingan pertanian melakukan sinergisitas untuk mendorong komoditas ini menjadi ragam baru komoditas ekspor asal Tanjung Balai Karimun.

"Sejalan dengan Gerakan Tigakali Lipat Ekspor, Gratieks yang digagas oleh Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo, red), maka sinergisitas untuk mendorong peningkatkan ekspor dengan berbagai pihak,” kata Kepala Karantina Pertanian Karantina Tanjung Balai Karimun, Priyadi, Kamis (21/5/2020).

Menurut Priyadi, sagu merupakan alternatif pengganti beras sebagai bahan pangan pokok seperti halnya beberapa wilayah ditanah air sudah biasa mengonsumsinya.

Kabupaten Lingga merupakan pemekaran dari Kabupaten Kepulauan Riau dengan Daik sebagai ibu kotanya.

Letak Kabupaten Lingga sangat strategis karena berdekatan dengan Batam dan Bintan serta berbatasan langsung dengan Provinsi Jambi dan Bangka Belitung. Kabupaten Lingga juga merupakan wilayah kerja Karantina Pertanian Karimun.

Zona Merah, Pemko Tanjungpinang Minta Salat Berjamaah dan Salat Id di Masjid Ditiadakan Sementara

PAK BUPATI, Warga Jemaja Anambas Teriak Minta Sinyal, Kumpulkan Tanda Tangan Sebagai Bentuk Protes

Halaman
1234
Penulis: Elhadif Putra
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved