Breaking News:

IDUL FITRI 2020

Zona Merah, Pemko Tanjungpinang Minta Salat Berjamaah dan Salat Id di Masjid Ditiadakan Sementara

Ketua MUI Provinsi Kepulauan Riau, Edi Safrani menegaskan, fatwa MUI itu tidak berlaku merata untuk seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Kepri.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Endra Kaputra
Pelaksana Tugas (Plt) Wali kota Tanjungpinang, Rahma menegaskan, pelaksanaan salat berjamaah di Kota Tanjungpinang ditiadakan untuk sementara waktu. Ini dilakukan karena status Tanjungpinang yang masih zona merah Covid-19 oleh Kementerian Kesehatan. 

Penutupan waktu operasional ini diperpanjang selama 14 hari, mulai tanggal 6 hingga 19 Mei 2020.

Kebijakan tersebut sebagai upaya peningkatan kewaspadaan terhadap penularan wabah Covid-19 yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 443.2/666/1/2020 tentang Perpanjangan Masa Pengaturan Penyelenggaraan Kegiatan Operasional Tempat Usaha dan Kegiatan Sosial Masyarakat Tertentu dalam Upaya Kewaspadaan Terhadap Penularan Infeksi Covid-19 di Kota Tanjungpinang.

VIDEO - Modus Uang Kembalian Kurang, Seorang Perempuan Tipu Pedagang di Bekasi

Surat edaran baru ini merupakan tindak lanjut atas surat edaran sebelumnya Nomor 4432/400/1/2020, SE Nomor 443.2/566/1/2020, dan Nomor 629/566/1/2020 bahwa tempat usaha yang wajib tutup yakni, tempat hiburan malam seperti pub, diskotek.

Termasuk aktivitas live musik dan sejenisnya seperti warnet, tempat olahraga, karaoke, griya pijat, spa, bioskop, billiard, arena permainan ketangkasan, tempat permainan, rekreasi, taman hiburan, dan kolam renang.

Kemudian pengaturan untuk pemilik usaha kedai kopi/cafe/rumah makan/restoran/pusat kuliner pujasera yaitu tidak diperbolehkan menyediakan meja dan tempat duduk untuk pembeli dan pelanggan dan melarang pembeli makan di tempat penjualan.

Hanya diperkenankan pembelian secara online atau membeli bungkus bawa pulang (take away).

Selain itu, pemilik toko atau swalayan diminta untuk mengatur jarak antrean di kasir/pembayaran, menyediakan hand sanitizer/tempat cuci tangan, mewajibkan pelayan/kasir/karyawan memakai masker.

VIDEO -Aksi Kocak Inul Daratista Main Tik Tok, Tak Sengaja Senggol Adam Suseno hingga Ketumpahan Mie

Mengenal Masjid Raya Xian, Masjid Tertua di China yang Dibangun Saat Dinasti Tang Tahun 742

Plt Wali kota Tanjungpinang, Rahma juga mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat meminimalisir aktivitas di luar rumah.

"Bagi yang berkepentingan mendesak yang mengharuskan berada di luar rumah diwajibkan menggunakan masker tanpa terkecuali," ujarnya, Kamis (7/5/2020).

Untuk pencegahan disarankan berkoordinasi dengan instansi terkait yang memiliki kewenangan terhadap kesehatan dan melaporkan informasi penderita kepada Dinas Kesehatan melalui nomor telepon hotline Covid-19 Tanjungpinang 0823 8712 6255.(TribunBatam.id/Endra Kaputra)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved