Sabtu, 9 Mei 2026

Petugas Covid-19 Luka-luka Dianiaya, Para Pemuda Ogah Diperiksa saat Hendak Silaturahmi Lebaran

Kelompok pemuda tak mau dites kesehatan saat akan bersilaturahmi lebaran di desa lain

Tayang: | Diperbarui:
ISTIMEWA
ilustrasi pengeroyokan 

TRIBUNBATAM.id, PEKALONGAN - Sekelompok pemuda nekat menganiaya petugas Covid-19 saat hendak diperiksa kesehatan.

Peristiwa petugas pemeriksa Covid-19 dianiaya sekelompok pemuda ini terjadi di Desa Kaliboja, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.

Menurut informasi terhimpun di lapangan, insiden pengeroyokan disebab sekelompok pemuda tersebut tak mau menjalani protokol kesehatan saat akan bersilaturahmi dengan saudaranya saat lebaran Idul Fitri.

Lokasi pengeroyakan tersebut di perbatasan Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Banjarnegara yang masuk di Desa Kaliboja, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.

 "Petugas jaga pos Covid-19 desa tersebut dikeroyok sekelompok pemuda Desa Tanggeran, Kecamatan Paninggaran," tambahnya.

Menurut AKP Poniman, untuk kronologinya sekelompok pemuda tersebut rencananya akan bersilahturahmi ke tempat saudara yang ada di Desa Kaliboja.

Kemudian, pada saat akan masuk Desa Kaliboja di depan posko Covid-19 dihentikan oleh petugas posko Covid-19 yang bernama Sarwo.

Lalu, petugas menyuruh sekelompok pemuda tersebut untuk turun dari kendaraan karena akan dilakukan pemeriksaan penyemprotan di kendaraan yang dibawa.

Mendengar penjelasan petugas, rombongan tidak menerima penjelasan dan memaksa masuk tanpa melalui protokol Covid-19 dan akhirnya terjadi adu mulut.

Salah satu orang diantara kelompok tersebut, melempari pos dengan batu dan melakukan pemukulan terhadap petugas Covid-19 tingkat desa.

 "Diduga pemuda yang melakukan pengeroyokan tersebut dalam keadaan mabuk," ujarnya.

Kasat Reskrim mengungkapkan, melihat kejadian tersebut Satreskrim Polres Pekalongan sudah mengamankan pelaku sebanyak delapan orang.

Saat ini, mereka masih dimintai keterangan oleh petugas di Mapolres Pekalongan dan pada kejadian ini satu orang menjadi korban pengeroyokan.

"Dari hasil pemeriksaan 7 orang menjadi pelaku pengeroyokan. Korban pengeroyokan bernama Sarwo dan mengalami luka memar dan lecet pada tubuhnya," tandas Poniman.

Poniman menambahkan bahwa untuk situasi kondisi di posko Covid-19 desa seusai kejadian terjadi tersebut, saat ini kondisi desa kondusif dan sudah normal seperti biasanya. 

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Menolak Diperiksa Kesehatan, 7 Pemuda Pekalongan Kroyok Petugas Covid-19 Desa

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved