Breaking News:

Diduga Depresi karena Stroke, Ayah Bacok Anak Kandungnya Sendir, Kini Korban Dirawat di RS

Komarudin menceritakan, peristiwa tersebut terjadi di rumah SA, Jalan Dharma Putra, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kamis malam, pukul 18.3

Editor: Eko Setiawan
Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi Penganiayaan 

TRIBUNBATAM.idSeorang anak jadi korban kekerasan karena dianiaya oleh ayah kandungnya sendiri.

Seorang pria berinisial SA (65) secara tiba-tiba menganiaya anak kandungnya sendiri berinisial FZ (45) dengan parang di rumahnya di Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (28/5/2020) malam.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Komarudin mengatakan, pelaku diduga depresi karena telah lama menderita penyakit stroke.

Cara Cerdas Mengatur Keuangan Keluarga saat Pandemi, Simak Tips dari Lenny Terek, Ketua PPLIPI Kepri

Korban Rudapaksa Ayah dan Paman, Kini Alami Trauma Mendalam, Dilakukan Sejak 2016

Bintan Buka Pendaftaran PPDB via WhatsApp, Alternatif bila Gagap Online

"Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka di bagian kiri kepala dan dijahit sebanyak 15 jahitan," kata Komarudin kepada wartawan, Jumat (29/5/2020).

Komarudin menceritakan, peristiwa tersebut terjadi di rumah SA, Jalan Dharma Putra, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kamis malam, pukul 18.30 WIB.

Saat itu, korban FZ bersilaturahmi ke rumah ayahnya SA dan menemuinya di kamar.

"Saat masuk kamar, korban tiba-tiba diserang dengan parang," ucap Komarudin.

Karena penyerangan itu, FZ pun seketika berteriak dan anak korban lain yang berada di teras rumah masuk dan menemukan FZ sudah tergeletak di depan kulkas ruang keluarga.

“Selanjutnya korban langsung dibawa ke Puskesmas 24 jam untuk dilakukan pengobatan,” ungkap Komarudin.

Tanjungpinang Deportasi 72 Orang, Wali Kota: Mudah-mudahan Selamat

Tidak Puas Dengan Suaminya, Wanita Ini Undang 2 Pria Untuk Berhubungan Badan Bertiga di Rumahnya

Dehidrasi saat Beraktivitas di Tengah Pandemi? HydroCoco Bisa Jadi Solusinya

Sementara itu, SA yang hendak diamankan warga, juga melukai dirinya sendiri, mengakibatkan luka dan dijahit dengan enam jahitan.

"Kini, keduanya masih mendapatkan perawatan di puskesmas. Petugas juga masih mendalami motif penganiayaan tersebut, sebab baik korban dan pelaku belum diambil keterangannya," ungkap Komarudin.

Komarudin menjelaskan, berdasarkan keterangan keluarga, antara pelaku dan korban tidak pernah diketahui ada permasalahan.

"Hanya saja pelaku diketahui sedang mengalami depresi karena sakit stroke yang sudah lama dialami dan pelaku jarang mau keluar dari kamarnya,” ujar Komarudin.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diduga Depresi karena Stroke, Ayah Bacok Anak Kandungnya Sendir

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved