BP BATAM

Momen Idul Fitri, HM Rudi Berbagi Nasi Kotak Hingga Bahas Rencana New Normal

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama jajaran dan Pemerintah Kota (Pemko) Batam berbagi nasi kotak dengan warga baik di pinggir jalan Batam.

ISTIMEWA
Hari pertama Idul Fitri, Minggu (26/5/2020) tahun ini, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama jajaran dan Pemerintah Kota (Pemko) Batam berbagi nasi kotak dengan warga baik di pinggir jalan Batam, pengendara kendaraan bermotor maupun warga di perumahan dan petugas di rumah sakit. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pada tahun-tahun sebelumnya, HM Rudi beserta para jajarannya rutin menggelar open house.

Akan tetapi, menimbang situasi di tengah pandemi Covid-19, sulit untuk melaksanakan kegiatan kumpul-kumpul yang dapat melanggar himbauan untuk menjalankan physical distancing.

Hari pertama Idul Fitri, Minggu (26/5/2020) tahun ini, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama  jajaran dan Pemerintah Kota (Pemko) Batam berbagi nasi kotak dengan warga baik di pinggir jalan Batam, pengendara kendaraan bermotor maupun warga di perumahan dan petugas di rumah sakit.

Pada kegiatan berbagi ini, turut hadir mendampingi Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar.

“Hari ini saya hadir untuk membagi apa yang ada pada kita untuk rakyat. Kita ingin berbagi untuk merayakan hari Idul Fitri ini,” ujarnya saat membagikan nasi kotak kepada petugas medis di RS Harapan Bunda.

Momen silaturahmi saat Idul Fitri 1441 H
Momen silaturahmi saat Idul Fitri 1441 H (ISTIMEWA)
 
Rudi mengungkapkan kekhawatiran ada sebagian warga yang tak bisa merasakan nuansa lebaran di tengah situasi perekonomian Batam yang sedang terpuruk ini.

Rudi berharap dengan hadirnya pemerintah di tengah masyarakat warga Batam tetap tegar dan bersama-sama berupaya mengubah keadaan tersebut.

“Momen hari yang fitri ini bisa kita jadikan simbol kemenangan dan motivasi untuk melawan Covid-19,” ujar Rudi yang juga didampingi istrinya, Marlin Agustina Rudi.

Rudi dan jajaran membagikan total 15 ribu kotak makanan ke sejumlah warga di 9 Kecamatan di antaranya Lubukbaja, Sei Beduk, Bengkong, Sekupang, Batu Aji, Sagulung, Batuampar, Nongsa, dan Batam kota.

Pembagian nasi kotak tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti tidak dibenarkan adanya kerumunan massa, semua petugas menerapkan jaga jarak (physical distancing), serta menggunakan dan berbagi masker.

“Meski tak bisa bersilahturahmi dengan berjabat tangan langsung, kita berharap Lebaran ini menjadi kemenangan kita bersama, kami mewakili pemerintah mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin," ucap Rudi.

Jumlah total yang dibagikan di Batam sebanyak 15.000 nasi kotak.
Jumlah nasi kotak yang diberikan berbeda-beda, tergantung jumlah orang yang ada saat penyerahan.

Sementara ada lima panti yang dikunjungi langsung yaitu Yayasan Yaa Husnaya, Islamic Centre di Tanjungriau, panti asuhan Nahdatul Wathan, panti asuhan Riyadus Shalihin, dan Yayasan Al-Amani Batam.

Jelang Penerapan New Normal

Tanggal 15 Juni 2020 Batam akan membuka semua aktivitas keramaian di Kota Batam.
Rudi meminta warga dan para pelaku usaha tetap menjalankan protokol kesehatan.

"Besok kita semua harus mengedukasi kepada orang lain terkait protokol kesehatan. Kita minta kepada yang hadir seperti multi marketing agar kita selamat sampai 15 Juni ini nanti. Kalau berharap sama pemerintah sanggup karena tenaga terbatas. Tak cukup. Saya minta bantuan provinsi," papar Rudi dalam rapat bersama dengan berbagai stakeholder seperti tokoh agama, industri, mall, tempat hiburan, dan lainnya di Panggung Utama Dataran Engku Puteri, Rabu (27/5/2020).
Rapat di Panggung Utama Dataran Engku Puteri Batam Center membahas persiapan kelonggaran aktivitas di Kota Batam, Rabu (27/5/2020).
Rapat di Panggung Utama Dataran Engku Puteri Batam Center membahas persiapan kelonggaran aktivitas di Kota Batam, Rabu (27/5/2020). (ISTIMEWA)
 
Muhammad Rudi mengatakan, seluruh masyarakat wajib melakukan protokol kesehatan, khususnya sejak Rabu (28/5/2020) hingga Minggu (14/6/2020). 
Ia mengaku, dari awal Pemerintah Batam tidak menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) karena tidak ada anggaran yang mencukupi untuk menerapkan PSBB di Kota Batam.

Sejatinya kalau diberlakukan semua kepentingan rakyat akan ditanggung oleh Pemko Batam.

"Kami bagikan sembako sampai beberapa tahap ini hanya untuk yang membutuhkan dan yang terdampak Covid-19. Walaupun sebenarnya di lapangan juga ada yang tidak tepat sasaran. Tapi menurut KPK, kalau bantuan diberikan ada orangnya tak masalah tapi kalau orangnya fiktif itu yang jadi masalah," kata Rudi.

Dalam rapat yang dihadiri oleh Plt Gubernur Kepri, Isdianto ini, Rudi sengaja mengundang secara keseluruhan beberapa stakeholder dalam rapat bersama ini. agar informasi yang disampaikan tidak berulang kali.

Hingga Rabu (27/5/2020) jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Batam sudah mencapai 109 orang.
Hari ini saja ada penambahan ada 13 orang.

Meski demikian, Rudi mengimbau masyarakat Kota Batam tak perlu khawatir walaupun jumlahnya bertambah setiap hari.

"Kenapa banyak karena kami yang mencari orang sakit. Bukan orang sakit yang cari kami. Jadi bapak ibu sekalian tak perlu khawatir. Untuk menyelesaikan masalah ini kita paling benar bapak ibu. Karena kita yang menyisir. Jakarta aja tak ada. Makanya kalau nambah positif tak usah khawatir. Kita selesaikan bersama dengan menyisir," katanya.

Pihaknya juga menginstruksikan kepada tim gugus tugas untuk menyisir ke sejumlah tempat.

Mulai dari tempat kerumunan yang akan dijaga oleh tim gugus tugas. 
ASN akan diberi tugas untuk mengawasi tempat-tempat keramaian. Jika tak mematuhi akan ditindak dan ditutup.

"Covid-19 boleh berteman dengan kita, tapi bukan dia yang mengatur kita. Tapi kita yang ngatur dia," tegas Rudi.

Ia berharap 15 Juni 2020 seluruh aktivitas sudah berjalan seperti biasanya.
Dan dalam rapat ini, harus disepakati bersama.

"Batam tidak PSBB. Kita punya kebijakan sendiri untuk membuka dan menutup. Sudah hampir 3 bulan kita tak begerak pastinya jenuh. Covid-19 bisa sembuh karena daya tahan tubuh kita kuat. Protokol kesehatan tetap kita lakukan," katanya.

Seusai rapat ini akan dibuat pernyataan sehingga bisa menjadi acuan dasar New Normal.  (adv)
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved