Tanpa Perda RTRW, Ranperda RDTR Batam Tetap Dibahas, Batuaji dan Sekupang Jadi Prioritas Awal

Meski belum ada perda RTRW yang baru, pembahasan Ranperda RDTR Batam mulai dilakukan oleh tim pansus.

Tribun Batam/Danang Setiawan
Suhar, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Batam mulai dilakukan oleh tim pansus.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Batam, Suhar mengakui dalam pembahasan awal ini pihaknya diminta untuk menyiapkan peta yang sesuai dengan skalanya.

"Bahannya tebal, soft copynya diminta oleh Pak Djoko dan tim pansus. Kesulitan tadi baca cetaknya," ujar Suhar, Jumat (29/5/2020).

Ia mengakui pembahasan akan dimulai dari Kecamatan Batuaji dan Sekupang dalam pembahasan pertama ini. Selanjutnya diikuti Sagulung dan Seibeduk.

Di tempat yang sama Ketua Tim Pansus RDTR DPRD Kota Batam, Djoko Moelyono mengakui walaupun perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) belum selesai, tak jadi masalah melakukan pembahadan ranperda RDTR. Namun pengesahannya harus didahului oleh Perda RTRW.

"Asal tidak bertentangan dengan draft tak apa," katanya.

 KENALI Tanda Tubuh Sedang Kekurangan Vitamin C, Sering Merasa Lemah hingga Mimisan

Dalam pembahasan pertama ini, lanjut Djoko pihaknya membahas per setiap kecamatan. Kementerian ATR pusat menginisiasi Kecamatan Batuaji dan Sekupang yang akan dibahas terlebih dahulu.

"Disana ada industri, perumahan, dan lainnya," katanya.

Masa kerja tim pansus 90 hari. Tetapi pihaknya tetap menunggu perda RTRW. Pemko dan DPRD akan bersinergi menyelesaikan keduanya.

Halaman
123
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved