Breaking News:

BATAM TERKINI

Dinas Beri Sanksi Administrasi, Ditreskrimsus Bakal Gelar Perkara Dugaan Kasus Limbah B3 di Galang

Selain memberikan sanksi administrasi, DLH kota Batam juga meminta transporter untuk melakukan pembersihan limbah yang dibuang di kawasan Galang itu.

TribunBatam.id/Istimewa
Pembuangan limbah di kawasan Rempang Cate, Galang Kota Batam, Provinsi Kepri beberapa waktu lalu. Penyidik Ditreskrimsus Polda Kepri bakal melakukan gelar perkara terkait kasus itu, meski DLH Kota Batam hanya memberikan sanksi administrasi. 

"Kami berkoordiansi dulu dengan DLH kota Batam. Seperti apa hasilnya, tergantung dari koordinasi nanti," ucapnya.

Kerap Cemari Kota Batam

Limbah oli dari kapal kerap mencemari sejumlah wilayah di Kepri, termasuk Batam.

Tak hanya mengotori pantai kawasan Nongsa, limbah minyak yang dibuang oknum dari kapal juga mencemari Pulau Air Raja, Galang.

Pencemaran limbah ini mencapai 37,23 meter kubik atau sebanyak 186 drum.

KERAP Dianggap Bahayakan Pencernaan, Ternyata Makanan Pedas Banyak Manfaat Untuk Kesehatan

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam sudah melaporkan kejadian ini ke Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Selain itu juga sudah menyurati Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk meminta bantuan dana pembersihan limbah.

Wali Kota Batam ex-officio Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi mengakui kegiatan labuh jangkar akan mendapat perhatian dari pemerintah.

Agar tidak ada kegiatan pembuangan oli atau tank clean.

Ia juga menyampaikan saran agar dibangun kerjasama dengan Singapura.

Halaman
1234
Penulis: Alamudin Hamapu
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved