BATAM TERKINI

Tiga Hari Jumlah Penumpang Capai 5.026 Orang Lewat Bandara, Penerbangan Lokal Kini Mulai Normal

Jumlah penumpang di Bandara Hang Nadim Batam sejak tanggal 29 Mei 2020 hingga 3 Juni 2020 terus mengalami kenaikan.

TRIBUNBATAM.id/ALAMUDIN HAMAPU
Antrian calon penumpang di bandara Udara Hang Nadim Batam pada Rabu (3/6/2020) di terminal keberangkatan 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Jumlah penumpang di Bandara Hang Nadim Batam sejak tanggal 29 Mei 2020 hingga 3 Juni 2020 terus mengalami kenaikan.

Tercatat, dalam 3 hari saja, sebanyak 2.048 orang datang ke Batam dan 2.978 orang pergi ke luar Batam. Dari ribuan orang itu, warga biasa mendominasi arus penumpang ke luar-masuk.
Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Suwarso mengungkapkan alasan terjadinya lonjakan penumpang.

Hal ini dikarenakan penerbangan domestik telah kembali normal sejak beberapa waktu lalu.
“Penerbangan domestik itu sama artinya dengan penerbangan komersial,” ungkapnya kepada Tribun Batam, Kamis (4/6/2020).

Lanjutnya, normalnya penerbangan tetap disesuaikan dengan persyaratan khusus merujuk pada Peraturan Menteri Nomor 116 Tahun 2020 serta Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2020 tentang kriteria pembatasan perjalanan orang dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di Indonesia.

“Jadi boleh saja asal melengkapi persyaratan,” tambahnya.

Polisi Sergap Kurir Sabu di Permai Suri, MM Bawa Kabur Anak 14 Tahun

Terkait terjadinya ribut-ribut antara calon penumpang dengan pihak maskapai beberapa waktu lalu, Suwarso memberikan jawabannya.

Menurutnya, hal itu dipicu akibat tidak lengkapnya persyaratan si calon penumpang. Sehingga menyebabkan perdebatan.
“Tidak ribut,” katanya lagi.

Sementara itu, kondisi Bandara Hang Nadim Batam saat ini jauh berbeda dengan beberapa waktu lalu saat pertama kali pembatasan operasional setiap maskapai dilakukan.

Saat itu, beberapa maskapai sempat menyetop sementara waktu penerbangannya. Walau sempat dibuka kembali, namun jumlah penumpang hanya sedikit.

Bahkan, salah satu maskapai pernah terbang hanya dengan 4 orang saja.
Penerbangan kala itu hanya dikhususkan untuk repatriasi (pemulangan para Pekerja Migran Indonesia ke daerah asalnya) dan untuk penerbangan bisnis.

Suasana Kota Batam Gelap Gulita Saat Listrik Blackout, Diabadikan Fotografer TRIBUNBATAM.id

Halaman
123
Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved