Breaking News:

Kisah Anak Tukang Ojek Berjuang Keras untuk Jadi Prajurit TNI, Istri Jenderal Andika sampai Terharu

Perjuangan Serda Desi Setiasari untuk menjadi prajurit TNI AD terbilang tidak mudah

YouTube TNI AD
Serda Desi Setiasari, anak tukang ojek yang berhasil diterima jadi prajurit wanita di TNI AD 

"Saya merasa bangga dengan anak saya saya merasa tidak pernah menyangka bahwa mungkin yang tadinya semua orang menganggap atau memandang kami sebelah mata, sekarang berbalik semuanya,

bahkan pada saat penayangan Desi di Youtube itu pandangan orang terhadap kami jadi berbeda, tapi bagi saya tidak merasa gimana gitu.

Saya cuma merasa bangga saja sama anak saya, saya berterimakasih sama Allah karena berkat anak kami ini mungkin pandangan orang terhadap kami berbeda," ujarnya.

Sebelumnya, channel TNI AD memang sempat menayangkan video Desi saat menjadi peserta tes Caba Kowad.

Pada video itu, Desi tampak menangis menceritakan perjuangannya dan harapannya bisa lolos masuk TNI AD.

"Kalau saya lolos saya pakai baju loreng saya bangga tapi tidak akan sombong karena kesombongan itu tidak boleh,

mungkin nanti saya pulang ke rumah, tetangga saya lihat, tapi saya tidak akan banyak berbicara,

saya akan memberikan senyuman saya pada mereka bahwa saya bisa, kalau anak tukang ojek juga bisa menjadi prajurit."

Kisah Lain Soal Berhasil Masuk TNI

Serda Ririn Efendi awalnya adalah mahasiswa yang kuliah di jurusan Teknik Elektro, Universitas Banda Aceh.

Keterampilan Ririn di bidang akademis pun mendapatkan apresiasi. Ia berhasil membuat sebuah alat senapan berdasarkan ilmu yang ditimbanya di bangku kuliah.

Dilihat dari video yang dibagikan channel TNI AD, alat senapan tersebut tersambung ke controller dan smartphone yang bisa menggerakan senapan tersebut.

Alat senapan itu diuji coba untuk menembak sasaran sesuai target.

Pada video itu, terlihat momen saat Ririn diapresiasi langsung di depan para TNI.

Ia bahkan bisa berhadapan langsung dengan KSAD Andika Perkasa.

Ririn bahkan diberikan pertanyaan oleh sang Jenderal.

"Apa pengen jadi tentara," tanya Andika Perkasa.

Secara tegas dan lantang, Ririn membenarkan ingin menjadi seorang tentara.

"Siap mau Pak," katanya.

Kemudian, KSAD pun kembali bertanya kepada Ririn untuk memastikan

"Bener mau masuk?" tanya Andika Perkasa.

"Siap iya Pak," jawab Ririn tegas.

Ternyata keinginan Ririn sebagai tentara tak hanya ucapan saja, ia benar-benar bisa masuk pendidikan TNI AD.

"Awalnya seorang mahasiswa di Universitas Banda Aceh jurusan teknik dia kemudian mendapatkan rekomendasi dari Bapak KSADuntuk menjadi seorang prajurit TNI AD," kata Komandan Secaba Rindam Iskandar Muda Letkol Inf Winas Kurniawan.

Menurutnya, mulanya kemampuan fisik Ririn tak terlalu kuat. Namun, ia terus memberikan motivasi kepada Ririn agar meningkatkan kualitasnya.

Alhasil, Ririn pun berhasil melewati semua tantangan dan perkembangannya pesat selama menjadi pendidikan.

Kini, Ririn Efendi mengaku, dirinya sudah dilantik menjadi Sersan pada 22 Februari 2020.

Serda Ririn ini juga menyebut, ia berhasil menurunkan berat badannya, dari 70 kilogram menjadi 58 kilogram.

Ia mengaku senang dan bangga bisa mewujudkan keinginannya menjadi prajurit TNI.

"Selama di pendidikan ini saya merasa senang dan bangga karena saya bisa menurunkan berat badan saya yang mana dulu berat badan saya 70 kilo,

sekarang menjadi 58 kilogram tepat pada 22 Februari 2020 saya dilantik menjadi seorang Sersan dan di sini perasaan saya sangat bangga, senang, gembira karenamenjadi prajurit TNI, serta kepada nusa, bangsa, dan negara," katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul KISAH Kowad Cantik Dulu Dibully Kini Dipuji Istri Jenderal Andika

 
Editor: Aminudin
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved