Breaking News:

VIRUS CORONA DI TANJUNGPINANG

Tanjungpinang Masih Zona Merah, Ini 5 Poin yang Harus Dipertimbangkan untuk Salat Jemaah di Masjid

Pemko Tanjungpinang mengeluarkan surat edaran terkait protokol kesehatan beribadah secara jemaah di rumah ibadah. Ada 5 poin yang harus diperhatikan

Editor: Dewi Haryati
TRIBUNNEWS/HERUDIN
ilustrasi salat berjemaah dengan menerapkan protokol kesehatan 

Terkait bantuan tersebut, Plt Wali kota Tanjungpinang, Rahma meminta RT dan RW membantu pemerintah untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Tolong RT dan RW bantu pemerintah, sosialisasikan ke masyarakat tentang bantuan ini, prosedurnya bagaimana, kreteria penerimanya, jangan sampai terjadi kesalahpahaman di masyarakat,” kata Rahma.

 Lathi Disebut Jadi Lagu Pemanggil Setan, Youtuber Reza Arap Tak Terima, Beri Tanggapan Keras

Rahma mengatakan, bantuan sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19 pada tahap ke II ini mengalami penambahan yang signifikan.

Dari 18.958 kartu keluarga yang menerima pada tahap I kemarin, tahap ini ada sekitar 35.090 KK yang akan mendapatkannya.

“Nah Kepada Ketua RT mohon sampaikan kepada warganya penambahan ini dari data susulan. Sehingga bukan berarti mereka di double dapatnya. Yang 18.958 kemarin sudah dapat tahap pertama, sekarang dapat juga. Namun yang susulan hanya mendapatkan yang tahap II saja, tahap pertama tidak disusul. Jangan salah komunikasi,” ucapnya.

Kemudian, untuk masyarakat yang tergolong penerima bantuan dari program keluarga harapan (PKH) dan penerima bantuan langsung tunai (BLT) tidak mendapatkan bantuan ini.

Selain itu, Rahma juga menegaskan kepada RT dan RW agar benar-benar memastikan masyarakat yang telah terdata untuk mendapatkan bantuan sembako gratis ini agar benar-benar difasilitasi.

“Jangan sampai yang sudah terdata malah tidak dapat, haram hukumnya,” tegas Rahma.

 UPDATE Data 35 Negara Kasus Corona Tertinggi di Dunia Minggu (7/6) Pagi, Total 6.970.943

 Dinamika Pilgub Kepri, Golkar Munculkan Ansar Ahmad dan Isdianto, Pesaing Soerya Respationo

Untuk diketahui, paket sembako Pemko Tanjungpinang pada kantongnya diberikan label Pemkot Tanjungpinang.

Ini dilakukan untuk memastikan bantuan tersebut berasal dari Pemerintah, sehingga tidak ada oknum yang mengatasnamakan bantuan ini.

“Ini juga disosialisasikan. Kami tidak berprasangka buruk. Hanya saja menghindari adanya hal-hal negatif seperti mengaku-ngaku bantuan sosial, ini tidak boleh. Bantuan ini dari Pemkot Tanjungpinang,” terang Rahma.

Rahma berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19 di kota Tanjungpinang.(TribunBatam.id/Endra Kaputra/Alfandi Simamora)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved