Breaking News:

Banyak yang Tidak Tahu, Ternyata Hal Sepele ini Bisa Membuat Mobil Anda Boros BBM

Boros atau irit konsumsi BBM berpengaruh langsung pada kondisi mesin dalam melakukan proses pembakaran di dalam ruang bakar mesin yang optimal.

Tribunbatam.id/Argianto DA Nugroho
Antrean di SPBU mengular akibat kelangkaan BBM jenis premium dan pertalite di Batam 

TRIBUNBATAM.id - Kebanyakan pemilik mobil bingung kenapa tiba-tiba mobil kesayangannya boros.

Konsumsi bahan bakar mesin (BBM) menjadi salah satu pertimbangan penting bagi orang dalam menggunakan mobil.

Boros atau irit konsumsi BBM berpengaruh langsung pada kondisi mesin dalam melakukan proses pembakaran di dalam ruang bakar mesin yang optimal.

Ada Sejumlah Kelompok yang Hendak Menjatuhkan Pemerintahan Jokowi Dengan Isu Pemakzulan

Anak Gorok Ibu Kandungnya Hingga Tewas, Kemudian Pelaku Santai Minum Kopi di Warung

Pasien PDP di Batam Meninggal, Keluarga Ribut di RSBP Karena Tolak Pemakan Secara Prosedur Covid-19

Selain dari mesin mobil, ternyata ada kebiasaan sepele yang kerap kali ditemukan bisa bikin mobil konsumsi boros BBM.

"Terutama untuk mobil 7 penumpang, biasanya cenderung sering diisi muatan berlebih karena yang penting masih muat," buka Adrianto Sugiarto Wiyono, Dosen Transportasi Politeknik APP Jakarta yang juga Senior Instructor Indonesia Defensive Driving Centre (IDDC) kepada GridOto.com.

Lanjut Adrianto, sejatinya dari pabrik mobil sudah memiliki spesifikasi load index atau batas beban muatan maksimal yang dapat dibawa mobil.

Bagasi Hyundai Kona masih bisa tampung 2 koper
Rianto P
Bagasi Hyundai Kona masih bisa tampung 2 koper

"Kalau diisi muatan berlebih berarti ada beban tambahan yang ditopang mobil dan dibawa untuk melaju dari kondisi diam," tekan Adrianto.

"Berarti mesin butuh kerja lebih keras untuk mengimbangi gerak mobil seperti normal, cenderung menginjak pedal gas lebih dalam atau sering pakai gigi rendah," terang Adrianto.

Menurut Adrianto, kondisi ini menyebabkan mesin selalu berada di putaran tinggi dimana proses pembakaran semakin besar yang juga memerlukan debit BBM lebih besar.

"Konsumsi BBM jadi lebih besar tapi laju tempuh mobil tertahan kelebihan bobot jadi mengurangi range kilometer per liter konsumsi BBM, lebih boros," tutur Adrianto.

Adrianto menyarankan selain rugi biaya bahan bakar, hindari membawa barang kelebihan muatan juga meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas karena mudahnya mobil kehilangan kendali.

Editor: Eko Setiawan
Sumber: Otomotif Net
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved