Breaking News:

NEW NORMAL DI BATAM

Dukung Pariwisata Batam, Bandara Hang Nadim Siapkan Protokol Kesehatan Untuk Setiap Calon Penumpang

Direktur BUBU dan TIK BP Batam, Suwarso mengatakan, pihaknya tak bisa mengurangi penerbangan karena RSKI Galang beroperasi, tak juga menutup bandara

TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Suasana Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Gabungan Kesiapan Penerapan New Normal Bidang Kepariwisataan. Dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto, Jumat (12/6/2020). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Selama Covid-19 mewabah di Kota Batam, hanya Bandara Internasional Hang Nadim yang tidak mengurangi jadwal keberangkatan. Hal ini ditegaskan oleh Direktur Badan Usaha Bandar Udara dan TIK BP Batam Suwarso.

"Seperti tanggal 11 kemarin jumlah penumpang datang dan pergi jumlahnya juga lumayan naik," ujar Suwarso, Jumat (12/6/2020) saat rapat dengar pendapat umum (RDPU) Gabungan Kesiapan Penerapan New Normal Bidang Kepariwisataan di DPRD Kota Batam.

Pihaknya tak bisa mengurangi penerbangan dikarenakan RSKI Galang juga beroperasi. Sehingga tak bisa melakukan buka tutup bandara. Padahal wilayah lain menutup bahkan mengurangi jadwal penerbangannya.

"Kami juga menyiapkan protokol kesehatan, cuci tangan sudah disediakan, Avsec pun menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Bisa rapid dan bisa PCR," katanya.

Suwarso menambahkan Bandara merupakan salah satu fasilitas kepariwisataan yang menunjang pariwisata. Apalagi Bandara Hang Nadim beroperasi 24 jam.

Masih soal pariwisata, Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Kota Batam, Jadi Rajagukguk mengatakan Indonesia dilanda wabah Covid-19. Bahkan hingga saat ini WHO saja belum mengetahui kapan wabah Covid-19 bisa berakhir.

"Semenjak virus ini mewabah perekonomianpun menjadi down. Bahkan pemerintah menyarankan Work From Home (WFH)," kata Jadi, Jumat (12/6/2020) saat rapat dengar pendapat umum (RDPU) Gabungan Kesiapan Penerapan New Normal Bidang Kepariwisataan di DPRD Kota Batam.

Sektor pariwisata, lanjutnya, merupakan sektor pemasukan terbesar. Karena Batam merupakan pintu masuk para wisman.

Ia juga meminta Dinas Pariwisata bisa mengatur protokol kesehatan di dunia kepariwisataan. Sehingga ekonomi bisa bangkit kembali.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar), Ardiwinata mengakui saat ini pihaknya membagi kondisi menjadi 3 fase.

Halaman
12
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved