Breaking News:

TRIBUN WIKI

Gejala dan Penyebab Rabies, Infeksi Akibat Gigitan Hewan yang Mengandung Virus

Penyakit rabies adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh gigitan, cakaran, atau air liur binatang yang terinfeksi virus rabies.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Ilustrasi- Seekor anjing liar yang habitatnya di wilayah perbukitan Dusun Sente, Desa Pikat, Dawan. Wilayah Dawan menjadi daerah paling tinggi kasus positif rabies di Klungkung. 

Berikut ini beberapa cara mencegah rabies yang dapat Anda coba lakukan:

- Menghindari binatang yang bisa menularkan rabies adalah cara terbaik untuk mencegah rabies

- Binatang peliharaan di rumah disarankan untuk diberikan vaksin rabies sehingga tidak diinfeksi oleh virus lyssa

- Apabila digigit atau dicakar binatang yang dicurigai menderita rabies, segera melapor ke puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan virus anti rabies (VAR)

- Segeralah melapor ke pusat penanggulangan rabies apabila mengetahui ada binatang yang dicurigai menderita rabies

- Dianjurkan tidak membiarkan hewan peliharaan berkeliaran di luar rumah sembarangan

Pertolongan pertama apabila tergigit anjing

Apabila digigit atau dicakar oleh anjing atau hewan lain yang diketahui bisa menularkan rabies, pertolongan pertama sangat penting dilakukan.

Berikut ini beberapa langkah pertolongan pertama apabila digigit anjing:

- Mencuci daerah luka sesegera mungkin dengan air sabun selama 5 menit untuk mencegah infeksi

- Bubuhkan antiseptik seperti betadine setelah daerah yang tergigit atau tergores itu dicuci

- Segera pergi ke dokter untuk perawatan lebih lanjut dan juga mengetahui apakah ada risiko terinfeksi rabies atau tidak. (*)

*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rabies: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati, dan Cara Mencegah". 

Penulis: Widi Wahyuning Tyas
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved