Kamis, 7 Mei 2026

Mardani Ali Sera Puji Keberanian Bintang Emon Kritik Tuntutan Penyerang Novel Baswedan

Politisi PKS Mardani Ali Sera mengapreasiasi keberanian komika Bintang Emon yang mengkritik tuntutan 1 tahun penjara penyerang Novel Baswedan

Tayang:
Instagram Bintang Emon/Tribunnews.com/Kompas.com
Bintang Emon menanggapi alasan vonis penyiram Novel Baswedan yang disebut tak sengaja 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Bintang Emon terus mendapatkan dukungan setelah mengkritik tuntutan 1 tahun penjara terhadap terdakwa kasus penyerangan penyidik KPK Novel Baswedan.

Bintang Emon menuangkan kritikan dalam video pendek.

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menilai, kritikan yang disampaikan komika Bintang Emon adalah bentuk penyampaian pendapat.

Mardani mengatakan, apa yang dilakukan Bintang Emon patut diberikan apresiasi.

"Bintang Emon satu contoh anak muda yang berani menyampaikan pendapat, prinsip get angry and get involved, marah lah dan terlibat lah, patut diapresiasi pada Bintang Emon," kata Mardani dalam video yang diberikannya, Selasa (16/6/2020).

Indonesia membutuhkan anak-anak muda yang berani menyampaikan pendapatnya meski saat ini Bintang mendapat serangan dari akun-akun anonim.

Charlie Wijaya Trending Twitter Terkait Bintang Emon, Simak Bantahan PSI

"Walapun kondisinya sekarang mendapat serangan para buzzer, buat saya orang kaya Bintang Emon perlu jutaan di Indonesia. Negeri ini akan sehat, akan kuat, dan maju kalau rakyatnya, apalagi anak mudanya berani menyatakan pendapat," ujarnya.

Lebih lanjut, Mardani mengatakan, Indonesia merupakan negara demokrasi dan dalam konstitusi diberikan jaminan untuk berkumpul, berserikat dan menyampaikan pendapat.

Oleh karenanya, ia berharap, anak-anak muda terus menyampaikan pendapatnya.

"Dan demokrasi kita memberikan ruang itu (menyampaikan pendapat), apalagi dijamin oleh konstitusi untuk berkumpul dan berserikat. Para buzzer tidak ada kekuatan apapun kecuali menakuti, tapi kemenangan bagi mereka yang berani, ayo sampaikan kritik dan masukan," pungkasnya.

Bintang Emon Terus Berkarya

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mendukung komika Bintang Emon agar tidak takut untuk terus berkarya.

Menurut Dasco, hambatan memang kerap ditemui ketika seseorang menyuarakan kebenaran.

"Menurut saya ya, komika Bintang Emon terus saja berkarya. Dalam menyuarakan sesuatu itu ada saja memang hambatannya," ujar Dasco di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (16/6/2020).

Ia berharap hambatan-hambatan yang saat ini dihadapi Bintang Emon tidak menjadi alasan berhenti bersuara.

"Saya pikir hal-hal ini jangan kemudian menjadikan hambatan untuk kemudian menyuarakan kebenaran," tutur Dasco.

Namun, Dasco enggan mengomentari perihal akun-akun anonim yang menyerang Bintang Emon setelah mengkritik kasus penyiraman air keras Novel Baswedan.

Alasannya, ia mengaku belum melihat secara langsung serangan yang disampaikan akun-akun tersebut di media sosial.

"Saya belum bisa komentar karena saya belum cek," ujar dia.

Sindiran lewat video

Komika Bintang Emon membuat video pendek berisi sindiran soal tuntutan 1 tahun penjara terhadap terdakwa kasus penyerangan penyidik KPK Novel Baswedan.

Lewat video itu, Bintang Emon mempertanyakan alasan JPU yang menyebut kedua penyerang tidak sengaja menyiramkan air keras ke kepala Novel Baswedan.

"Katanya enggak sengaja tapi kok bisa kena muka. Kan kita tinggal di bumi, gravitasi pasti ke bawah. Nyiram badan nggak mungkin meleset ke muka. Kecuali pak Novel Baswedan memang jalannya handstand," kata Bintang Emon dalam videonya.

"Bisa lho protes, 'Pak hakim, saya niatnya nyiram badan. Cuma gara-gara dia jalannya bertingkah jadi kena ke muka.' Bisa. Masuk akal. Sekarang tinggal kita cek, yang enggak normal cara jalannya Novel Baswedan atau hukuman buat kasusnya?" tutur Bintang Emon.

Setelah video itu viral, Bintang Emon mengaku ada yang mencoba masuk ke akun email pekerjaannya. Akun email milik kakak dan manajernya juga dicoba diretas.

Selain itu, akun-akun anonim di media sosial kemudian juga menyerangnya. Ia bahkan dituduh sebagai pemakai narkoba.(km)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bintang Emon Kritik Kasus Novel, PKS: Perlu Jutaan Seperti Dia di Indonesia

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved