Banjir di Bintan, Begini Respon Dinas PU
Sejumlah wilayah di Kecamatan Bintan Timur terendam banjir di tengah hujan turun deras sejak pagi hingga pukul 12:30 WIB, Rabu (17/6/2020) kemarin.
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Agus Tri Harsanto
TRIBUNBATAM.id,BINTAN - Sejumlah wilayah di Kecamatan Bintan Timur terendam banjir di tengah hujan turun deras sejak pagi hingga pukul 12:30 WiIB, Rabu (17/6/2020) kemarin.
Akibatnya sejumlah rumah warga juga terendam banjir dan juga jalan protokol di wilayah Kecamatan Bintan Timur.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas PU Kabupaten Bintan, Heri Wahyu menuturkan, bahwa sampai sekarang dinas PUPR masih tetap konsisten melaksanakan kegiatan penanganan banjir di wilayah Pemkab Bintan.
Namun, di tengah keadaan wabah pandemi Covid-19 saat ini Dinas PU Bintan hanya mengandalkan tenaga- tenaga Satgas Drainase melakukan pembersihan drainase.
"Jadi untuk pelaksanaan kegiatan atau proyek di tahun 2020 ini tidak ada sama sekali,"ujarnya, Jumat (19/6/2020).
Heri juga menuturkan, bahwa sampai tahun 2019 di Kecamatan Bintan Timur jika dirinya tidak salah ada 7 kegiatan.
• Harga HP Xiaomi Terbaru: Redmi Note 9 dan Note 9 Pro Rp 2 Jutaan
Antara lain pembangunan saluran drainase, pembangunan box culvert dan normalisasi saluran drainase.
"Jadi kita di tahun 2019 sudah ada kegiatan," terangnya.
Heri juga menjelaskan, bahwa untuk tenaga Satgas Drainase Kabupaten Bintan total berjumlah 13 orang yang di bagi dalam 2 wilayah yaitu Timur dan Barat.
"Jadi pada saat musim hujan ini kita jadikan satu.Dimana mereka bekerja membersihkan drainase yang kotor atau tersumbat akibat terbawa arus air hujan didalam parit atau drainase,"ungkapnya.
Lanjut Heri, kalau melihat dari pelaksanaannya petugas drainase ini tidak lagi bekerja sesuai dengan lokasi yang ditetapkan.
Contoh seharusnya bekerja pada jalan-jalan protokol Pemkab Bintan.
"Tetapi sekarang jalan jalan Provinsi dan nasional pun yang masuk dalam wilayah Kabupaten Bintan kita tangani, termasuk jalan-jalan dalam perkampungan," ungkapnya.
Heri juga memohon maat kepada warga Bintan karena tidak semua bisa terladeni mengingat jumlah sarana dan prasarana yang belum memadai.
"Untuk itu kami menghimbau agar kita dimulai dari Tingkat RT hingga tingkat Kecamatan agar kembali mengaktifkan gotong royong.Dilarang membuang sampah sembarangan dan bagi pemeluk lahan yang membuka lahannya agar membuat parit atau lubang penampungan air, agar tanah tidak terbawa arus kedalam drainase kita,"tutupnya.(als)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/banjir-di-bintan.jpg)