Selasa, 19 Mei 2026

TRIBUN WIKI

DOSIS dan Efek Samping Remdesivir, Antivirus yang Digadang-gadang Bisa Atasi Infeksi Covid-19

Remdesivir merupakan antivirus yang memiliki spektrum luas dan sempat diteliti untuk mengatasi Ebola, MERS, dan SARS.

Tayang:
Ulrich Perrey / POOL / AFP
Satu botol obat Remdesivir terletak saat konferensi pers tentang dimulainya penelitian obat Ebola Remdesivir pada pasien yang sakit parah di Rumah Sakit Universitas Eppendorf (UKE) di Hamburg, Jerman utara pada 8 April 2020 

TRIBUNBATAM.id - Para peneliti masih terus melakukan penelitian terkait obat untuk virus corona.

Salah satu jenis obat yang diteliti adalah remdesivir.

Remdesivir dianggap memiliki potensi untuk mengatasi infeksi virus Corona atau COVID-19.

Remdesivir merupakan antivirus yang memiliki spektrum luas dan sempat diteliti untuk mengatasi Ebola, MERS, dan SARS.

Sampai saat ini belum ada obat yang benar-benar efektif untuk mengatasi infeksi virus Corona atau COVID 19.

Sejumlah obat termasuk remdesivir sedang diteliti lebih lanjut untuk memastikan efektivitas dan keamanannya dalam mengatasi infeksi virus ini.

Berdasarkan perannya sebagai antivirus tersebut, kini Remdesivir tengah diuji potensinya untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh virus corona jenis baru yang disebut COVID-19. 

Saat masuk ke dalam tubuh, coronavirus berkembang biak dengan cara menyalin materi genetik mereka menggunakan enzim yang disebut RNA (dependent RNA polymerase).

Memanfaatkan fakta tersebut, sebuah penelitian terdahulu kemudian mengujikan Remdesivir pada corona virus penyebab MERS. 

Hasilnya, Remdesivir ternyata dapat membuat blok terhadap enzim RNA.

Akibatnya, tak lama setelah Remdesivir bereaksi, virus tidak mampu memperbanyak diri karena enzim yang dibutuhkan telah diblokir. 

Jika perkembangan virus telah terhenti, proses pemulihan pasien dapat terjadi lebih cepat.

Peringatan Sebelum Menggunakan Remdesivir

- Jangan menggunakan remdesivir jika Anda memiliki alergi terhadap bahan atau kandungan dalam obat ini.

- Jangan menggunakan remdesivir bila Anda menderita penyakit ginjal atau penyakit liver.

- Jangan menggunakan obat ini jika Anda sedang menjalani cuci darah.

- Jangan menggunakan remdesivir jika sedang hamil atau menyusui.

Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau overdosis setelah mengonsumsi obat ini

Dosis dan Aturan Pakai

Hingga saat ini, data yang tersedia mengenai dosis remdesivir untuk mengatasi COVID-19 masih sangat terbatas.

Pada beberapa uji coba yang dilakukan, dosis yang diberikan adalah 200 mg pada hari pertama, dilanjutkan 100 mg pada hari kedua dan selanjutnya.

Lama pengobatan dalam penelitian ini berkisar antara 5–10 hari.

Interaksi Remdesivir dengan Obat Lain

Penggunaan satu obat bersamaan dengan obat lain dapat menimbulkan interaksi, begitu juga dengan remdesivir.

Data yang ada saat ini menyatakan bahwa remdesivir tidak boleh diberikan bersama obat antivirus lain yang juga sedang diuji coba untuk mengatasi COVID-19, seperti lopinavir dan ritonavir.

Obat golongan antivirus ini tersedia dalam bentuk suntik.

Obat resep ini hanya boleh disuntikkan oleh dokter atau oleh petugas medis di bawah pengawasan dokter.

Efek Samping dan Bahaya

Seperti telah disebutkan di atas, remdesivir masih dalam tahap uji coba.

Oleh sebab itu, efek samping yang mungkin muncul akibat penggunaan obat ini belum diketahui.

Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com dengan judul 'Remdesivir'.

Sumber: TribunnewsWiki
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved