KESEHATAN

Cara Cepat Turunkan Berat Badan dengan Diet Oatmeal, Tertarik Mencoba?

Untuk diet, oatmeal sebaiknya dijadikan sebagai menu utama untuk satu atau dua kali waktu makan setiap harinya.

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi sajian oatmeal 

TRIBUNBATAM.id - Tahukah kamu? Menu makanan yang bisa membantu menekan risiko penyakit jantung hingga kanker usus adalah Oatmeal.

Oleh sebab itu, oatmeal untuk diet banyak dijadikan pilihan karena rendah kalori dan lemak. Belum lagi, sangat mudah memadukannya dengan menu lain.

Oatmeal terbuat dari oat yang telah dikeringkan, termasuk dalam gandum utuh yang kaya nutrisi. Bagi mereka yang menjalani diet tanpa nasi atau sedang mengurangi konsumsi karbohidrat, oatmeal bisa jadi pilihan. 

Untuk diet, sebaiknya oatmeal dijadikan sebagai menu utama untuk satu atau dua kali waktu makan setiap harinya. Ada dua fase yang biasanya jadi tahapan Oatmeal untuk diet: 

Makan oatmeal untuk 3 kali waktu makan setiap harinya, selama satu pekan. Selama periode ini, kita hanya bisa mengonsumsi oat utuh dan bukan oat instan yang tinggal diseduh. Untuk menemani oatmeal, kita boleh mengonsumsi buah. 

Tahapan kedua setelah seminggu pertama, jadikan oatmeal sebagai menu utama untuk satu hingga dua kali waktu makan per harinya. 

Oatmeal yang dikonsumsi boleh yang instan. Opsi menu lainnya adalah makanan bernutrisi dan rendah lemak. Selain itu, tambahkan pula sayur dan buah-buahan pada minggu kedua ini. 

Berapa takaran ideal oatmeal untuk diet?

Saat menjalani oatmeal untuk diet, jumlah sajian yang direkomendasikan adalah ½ cangkir. Untuk sesi makan sarapan dan makan siang, oatmeal menjadi menu utama yang dikonsumsi.

Kita bisa memadukan oatmeal dengan susu, buah, kayu manis, atau yogurt rendah lemak. Di sela-sela mengonsumsi Oatmeal, jenis snack yang direkomendasikan adalah buah-buahan segar dan kacang-kacangan.

Halaman
123
Editor: Lia Sisvita Dinatri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved