Breaking News:

TRIBUN WIKI

Mengenal Heat Stroke, Penyebab, Penanganan hingga Pencegahannya

Heat stroke terjadi ketika suhu tubuh terlalu tinggi hingga mencapai tingkat bahaya hingga bisa membuat penderitanya mengalami kelelahan akut.

Kompas.com
Ilustrasi berdiri di bawah cuaca panas. Terlalu lama beraktivitas di bawah suhu udara tinggi bisa menjadi penyebab utama heat stroke. 

Namun, jika heat stroke disebabkan oleh olahraga berat, kulit Anda mungkin terasa kering atau sedikit lembab. 

- Mual dan muntah.

- Kulit memerah.

- Napas cepat.

- Detak jantung berdebar lebih cepat. 

- Sakit kepala

Penanganan

Heat stroke harus ditangani secepat dan setepat mungkin.

Hubungi kontak darurat 112 atau ambulans jika Anda atau orang terdekat mengalami heat stroke.

Saat sedang menunggu, lakukan penanganan darurat berikut ini:

- Bawa korban ke dalam ruangan atau tempat yang bersuhu lebih rendah. 

- Lepas pakaian tebal pada korban seperti jaket atau baju yang berlapis. 

- Dinginkan tubuh korban.

Anda dapat mengompres tubuh korban dengan handuk dingin, membawa korban ke bak berisi air dingin, atau menyemprot tubuh korban menggunakan air dingin.

Tujuan utama dari penanganan heat stroke adalah untuk mencapai suhu inti di bawah 39 derajat celcius.

Kerangka waktu yang ideal untuk mencapai suhu ini adalah dalam 60 menit pertama.

Pencegahan

Heat stroke dapat dicegah dan diprediksi. Berikut pencegahan heat stroke ketika cuaca panas: 

- Gunakan pakaian tipis, longgar, dan nyaman.

- Gunakan tabir surya minimal SPF 15. 

- Minum air putih lebih banyak.

- Antisipasi ekstra pada konsumsi obat-obatan tertentu seperti diuretik, obat penenang, dan stimulan yang dapat meningkatkan risiko. 

- Jangan tinggalkan buah hati atau peliharaan di dalam mobil yang terparkir.

- Lakukan latihan fisik di pagi atau sore hari untuk menghindari suhu panas. 

- Hentikan aktivitas jika Anda mengalami kram otot atau kelelahan.

- Pelan-pelan biasakan diri Anda di suhu panas.

Batasi waktu yang dihabiskan untuk berolahraga atau bekerja pada suhu tinggi hingga Anda terbiasa.

Jika Anda belum terbiasa akan rentan terkena heat stroke. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Serba-serbi Heat Stroke, dari Penyebab, Gejala hingga Penanganan".

Penulis: Widi Wahyuning Tyas
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved