TRIBUN WIKI

Mengenal Multiple Sclerosis, Penyandangnya Sering Merasa Kesepian

Multiple Sclerosis (MS) adalah penyakit neurologis yang paling umum, tidak traumatis dan dapat menyebabkan kelumpuhan pada orang dewasa muda.

Kompas.com
ILUSTRASI Multiple Sclerosis. Terapi Multiple Sclerosis (MS) mempunyai dampak terhadap sistem kekebalan tubuh seseorang hingga tingkat yang bervariasi. 

TRIBUNBATAM.id - Ada banyak penyakit yang tak hanya bisa diatasi dengan obat, namun juga membutuhkan sejumlah terapi pengobatan.

Meski bertujuan untuk mengatasi penyakit, sejumlah terapi pengobatan menimbulkan risiko dan efek samping.

Dampak yang paling umum adalah menurunnya sistem imunitas tubuh selama terapi dilakukan.

Salah satunya adalah terapi untuk penyakit Multiple Sclerosis (MS) yang banyak terjadi pada orang usai produktif antara 20-40 tahun.

Terapi Multiple Sclerosis (MS) mempunyai dampak terhadap sistem kekebalan tubuh seseorang hingga tingkat yang bervariasi.

Lantas, apa itu Multiple Sclerosis?

Dijelaskan oleh Kepala Neurologi dan Imunologi Merck, Andrew Paterson, Multiple Sclerosis (MS) adalah penyakit neurologis yang paling umum, tidak traumatis dan dapat menyebabkan kelumpuhan pada orang dewasa muda.

Penyakit ini merupakan kondisi autoimun, kronis, dan inflamasi yang memengaruhi sistem saraf pusat (SSP).

Jumlah penyandang MS di seluruh dunia mencapai lebih dari 2,3 juta orang, dan sebagian besar didiagnosis antara usia 20 dan 40 tahun.

Penyakit ini terjadi dua kali lebih sering pada perempuan dibandingkan laki-laki.

Halaman
123
Penulis: Widi Wahyuning Tyas
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved