TRIBUN WIKI

KINI Jadi Kebiasaan Selama Pandemi, Simak Sejarah Cuci Tangan, Sempat Ditentang Selama Seabad

Budaya cuci tangan telah ada sejak berabad-abad lamanya, kebiasaan ini dulunya memunculkan pro kontra di antara sejumlah kalangan.

Kompas.com
Ilustrasi cuci tangan. Budaya cuci tangan telah ada sejak berabad-abad lamanya, kebiasaan ini dulunya memunculkan pro kontra di antara sejumlah kalangan. 

TRIBUNBATAM.id - Di masa pandemi, cuci tangan menjadi salah satu cara paling jitu untuk mencegah penularan virus.

Kebiasaan ini kini menjadi hal normal yang lumrah dilakukan dalam beraktivitas.

Orang-orang menjadi rajin mencuci tangan setiap selesai memegang sesuatu, pulang ke rumah, hingga setiap akan melakukan aktivitas tertentu.

Faktanya, budaya cuci tangan telah ada sejak berabad-abad lamanya.

Namun, hubungan antara mencuci tangan dan penyebaran penyakit baru terjadi sekitar dua abad lalu.

Bahkan, berabad-abad lalu kebiasaan cuci tangan memunculkan pro kontra di antara sejumlah kalangan.

Lalu, bagaimana akhirnya budaya cuci tangan ini mulai dianggap penting?

DAFTAR 7 Makanan Pengganti Nasi, Cocok Untuk Program Diet Sehat

SEJARAH dan Makna Hari Bhayangkara, Diperingati Setiap 1 Juli

Sejarah budaya cuci tangan

Pada pertengahan tahun 1800-an, seorang peneliti asal Austria, Ignaz Semmelweis, menetapkan penyebaran penyakit yang berasal dari rumah sakit.

Melansir National Center for Biotechnology Information (NCBI), Semmelweis menyatakan penyakit dari rumah sakit dapat ditularkan oleh petugas kesehatan.

Halaman
1234
Penulis: Widi Wahyuning Tyas
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved