Breaking News:

TRIBUN WIKI

TAHUKAH Anda Kenapa Keringat Terasa Asin? Simak Penjelasannya

Untuk menstabilkan suhu tubuh yang naik kembali normal, kelenjar keringat akan melepaskan keringat sehingga panas menguap melalui kulit.

Kompas.com
ilustrasi berkeringat 

Ternyata tingkat keasinan keringat itu berbeda-beda pada setiap orang.

Hal ini bergantung dengan seberapa banyak kadar garam yang perlu dibuang oleh tubuh.

Kadar garam dalam tubuh dipengaruhi oleh pilihan makanan.

Semakin asin makanan yang dikonsumsi, kadar garam akan semakin tinggi.

Tubuh pun akan mengeluarkan garam yang berlebihan tersebut bersama keringat agar kadarnya dalam tubuh tetap stabil.

Jadi, konsumsi makanan tinggi garam juga jadi penyebab kenapa keringat terasa asin.

Menurut Harvard School of Public Health, hampir semua makanan yang tidak diolah seperti buah, sayur, kacang-kacangan, daging mengandung rendah garam.

Sebagian besar, makanan yang tinggi garam ada pada makanan olahan atau kemasan.

Contohnya, pizza, camilan gurih, daging asap, atau masakan rumah yang banyak ditambahkan garam.

Meski normal, keringat juga bisa memicu masalah kulit

Kandungan keringat ternyata bisa jadi masalah pada orang dengan gangguan kulit.

Salah satunya eksim, yakni peradangan kulit yang menyebabkan kulit kemerahan, gatal, dan kering.

Bagi penderita eksim, membiarkan tubuh berkeringat adalah sebuah pantangan.

Pasalnya, keringat bisa memicu gejala eksim kembali muncul.

Bahkan, kandungan garam dan komponen lain yang ada keringat bisa membuat kulit terasa perih ketika mengenai bagian yang terluka.

Untuk mencegahnya, keringat harus dibersihkan segera.

Anda bisa mengelapnya dengan handuk atau kain lembut.

Bisa juga dengan mandi untuk membersihkan sisa-sisa keringat yang menempel. (*)

*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Misteri Tubuh Manusia: Kenapa Keringat Rasanya Asin?".

Penulis: Widi Wahyuning Tyas
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved