Covid-19 Menghantam Bisnis Global, Pemilik Mal Terbesar di Inggris Dilaporkan Bangkrut

Saat wabah Covid-19 telah mendunia, pemilik pusat perbelanjaan terbesar di Inggris yakni Intu dilaporkan bangkrut setelah gagal melakukan perundingan.

AFP
Ilustrasi warga Inggris di tengah wabah Covid-19. Pemilik Mal terbesar di Inggris alami bangkrut saat dihantam wabah virus Corona. 

TRIBUNBATAM.id, LONDON - Wabah virus Corona atau Covid-19 menghantam sektor perekonomian sejumlah negara di dunia.

Dialami juga dengan pusat perbelanjaan di Inggris, bahkan harus merasakan kebangkrutan.

Seperti pemilik pusat perbelanjaan terbesar di Inggris, Intu yang dilaporkan bangkrut setelah gagal melakukan perundingan dengan para pemberi pinjaman.

Kendati demikian, manajemen Intu, yang memiliki mal Lakeside raksasa di Essex, pusat perbelanjaan Merry Hill di West Midlands dan Trafford Centre di Manchester mengatakan bahwa mal-mal itu akan terus beroperasi.

Seperti yang disampaikan perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan pada Jumat lalu.

"Diskusi telah berlanjut dengan kreditor Intu Group sehubungan dengan ketentuan perjanjian berbasis kredit macet.

Sayangnya ini tidak sesuai," kata manajemen Intu.

Jadwal Liga Inggris Pekan Ini, Manchester City vs Liverpool, Man United dan Chelsea Main Tandang

Dikutip dari laman Sputnik News, Senin (29/6/2020), Intu yang memiliki 9 dari 20 pusat perbelanjaan terbesar di Inggris saat ini mempekerjakan 2.500 orang.

Namun perusahaan ini telah memecat enam dari sepuluh karyawan pada mal-mal yang mereka miliki.

Selain itu juga merumahkan 20 persen dari staf kantor pusatnya.

Halaman
1234
Editor: Putri Larasati Anggiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved