Breaking News:

Jadi Pusat Wabah Covid-19 di Amerika Serikat, New York Catat Angka Kematian Harian Menurun

Salah satu wilayah yang menjadi pusat penyebaran Covid-19 di Amerika Serikat adalah New York. Kini jumlah kasus di New York dikabarkan sudah menurun.

wikipedia
Kota New York, sebagai pusat wabah Covid-19 di Amerika Serikat, alami penurunan angka kematian harian. 

Data ini tentu menjadi catatan baik untuk proses penanganan wabah di wilayah yang dijuluki sebagai The Big Apple ini.

Namun Gubernur New York, Andrew Cuomo mengkhawatirkan kasus di wilayahnya akan kembali naik karena transmisi virus yang terjadi antar warga AS yang datang dari negara bagian lain.

"Saya sekarang takut akan penyebaran yang datang dari masyarakat negara bagian lain, karena kami (AS) adalah satu negara dan orang-orang bebas bepergian.

Saya khawatir tingkat infeksi di negara-negara lain akan kembali ke New York dan menaikkan tingkat itu lagi," kata Cuomo.

Menyikapi angka kasus yang terus menurun, sejumlah negara bagian, termasuk New York, memang sudah berencana kembali membuka wilayahnya dari kuncian.

Bahkan wilayah ini sudah memasuki fase lebih lanjut dari rencana pembukaan wilayah masing-masing.

Namun demikian, untuk mencegah terjadinya penularan dari masyarakat negara bagian lain, pemerintah memberlakukan pembatasan bagi orang luar New York untuk memasuki wilayahnya.

Pembatasan ini terutama diberlakukan bagi orang-orang yang datang dari wilayah dengan angka penularan yang tinggi.

Amerika Serikat sejauh ini diketahui sebagai negara dengan kasus Covid-19 tertinggi di dunia. Hingga Senin (29/6/2020), total kasus infeksi di negara ini sudah melebihi angka 2,6 juta kasus.

Di antara kasus-kasus positif itu, 128 ribu lebih kasus kematian dicatatkan.

Halaman
1234
Editor: Putri Larasati Anggiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved