UNGKAP KASUS KEJAHATAN SIBER

Tiga Tersangka Pembobol Rekening Bank Sindikat Tulung Selapan Tipsani Terancam 6 Tahun Penjara

Polisi bahkan memburu tiga tersangka yang diketahui merupakan pemain lama ini hingga ke Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan.

TribunBatam.id/Alamudin
Wadireskrimsus Polda Kepri, AKBP Nugroho Agus Setiawan (tengah) menunjukkan barang bukti kasus pembobol rekening bank sindikat Tulung Selapan Tipsani dalam ungkap kasus kejahatan siber di Polda Kepri, Selasa (30/6/2020). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tiga tersangka kasus pembobolan rekening nasabah bank terancam mendekam 6 tahun penjara.

Aksi mereka berhasil diungkap anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus ( Ditreskrimsus) Polda Kepri.

Polisi bahkan memburu tiga tersangka yang diketahui merupakan pemain lama ini hingga ke Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan.

Mereka dikenal dengan nama sindikat Tulung Selapan Tipsani. Tulung Selapan merupakan nama kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Sementara Tipsani merupakan singkatan dari tipu sana sini.

Aksi akses Sim Swap Fraud secara ilegal mereka terungkap dari seorang korban warga Kota Batam merasa saldo rekeningnya berkurang saat hendak melakukan transaksi pada September 2019 lalu.

Wadirkrimsus Polda Kepri, AKBP Nugroho Agus Setiawan mengatakan, para tersangka dikenakan dengan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 11 Tahun 2008 sebagaimana telah diubah dengan atas Undang-Undang Republik Indonesia nomor 19 Tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik pasal 46 Ayat (1) Dan/Atau Pasal 51 Ayat (2) Pasal 55 Ayat (1) Ke -1 KUHP Pasal 46 Ayat (1) Jo Pasal 30 Ayat (1)

"Tersangka diancam dengan pidana penjara paling lama 6 tahun Dan/Atau Denda Paling Banyak Rp 600.000.000,00. Dan/Atau Pasal 51 Ayat (2) Jo Pasal 36 dengan pidana penjara paling lama 12 Tahun Dan/Atau denda paling banyak Rp 12.000.000.000," ucapnya saat ungkap kasus kejahatan siber di Polda Kepri, Selasa (30/6/2020).

Kasubbbid Penmas Bidhumas Polda Kepri, AKBP Priyo Prayitno dalam konferensi pers tersebut menemukan pelaku kejahatan saat ini tidak hanya melakukan aksinya menggunakan cara-cara konvensional.

Namun dilakukan dengan memanfaatkan kejahatan teknologi.

Usai Sidak Komisi I DPRD Batam, Kadisdukcapil Kumpulkan Seluruh Pegawai, Minta Tingkatkan Pelayanan

Pembakar Mobil Via Vallen Simpan Jenglot, Pura-pura Gila saat Diperiksa

Konferensi pers pengungkapan kasus pembobolan rekening dengan Modus SIM Swapfraud oleh Ditreskrimsus Polda Kepri. Konferensi pers diadakan di Polda Kepri pada Selasa (30/6/2020).
Konferensi pers pengungkapan kasus pembobolan rekening dengan Modus SIM Swapfraud oleh Ditreskrimsus Polda Kepri. Konferensi pers diadakan di Polda Kepri pada Selasa (30/6/2020). (TribunBatam.id/Alamudin)
Halaman
1234
Penulis: Alamudin Hamapu
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved