UNGKAP KASUS KEJAHATAN SIBER

Wadireskrimsus Polda Kepri Ungkap Peran 3 Tersangka Pembobol Rekening Bank Sindikat Tipsani

Tiga tersangka yang berhasil diamankan yakni berinisial NA, Inisial AN dan Inisial AN dimana ketiganya diketahui masih memiliki keluarga.

TribunBatam.id/Alamudin
Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, AKBP Nugroho Agus Setiawan mengungkap peran 3 tersangka pembobol rekening bank dengan nama sindikat Tipsani saat ungkap kasus di Polda Kepri, Selasa (30/6/2020). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tiga tersangka kasus pembobolan rekening oleh anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus ( Ditreskrimsus) Polda Kepri tergabung dalam Sindikat Tulung Selapan Tipsani (Tipu Sana Sini).

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, AKBP Nugroho Agus Setiawan mengungkap peran tiga tersangka.

Tiga tersangka yang berhasil diamankan yakni berinisial NA, Inisial AN dan Inisial AN dimana ketiganya diketahui masih memiliki keluarga yang diketahui dari pengakuan para tersangka.

Ketiga tersangka modus ilegal akses SIM swap berhasil diringkus tim Ditreskrimsus Polda Kepri Di Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Ia mengungkapkan, modus tersangka adalah melaporkan dengan kuasa palsu kepada provider telepon, bahwa handphone yang digunakan telah hilang dan nomor handphone tersebut akan dihidupkan kembali.

"Setelah nomor handphone dikuasai dan dapat dihidupkan kembali, segala bentuk akses dapat dioperasikan termasuk dengan akses Internet Banking milik korbannya," ujar Nugroho, Selasa (30/6/2020).

Nugroho merinci peran ketiga tersangka dimana tersangka berinisial Na berperan sebagai pengambil alih kepemilikan nomor telepon korban.

Kemudian untuk tersangka inisial An berperan sebagai orang yang mendapatkan data nasabah korban dan tersangka inisial Ma berperan sebagai orang yang menyalurkan kembali data nasabah korban kepada tim lain yang bisa mengakses dan mengambil alih Internet Banking.

Nugroho juga mengungkapkan bahwa para tersangka tersebut merupakan pemain lama atau sudah lama melakukan aksi kejahatannya.

"Saat ini baru satu korban yang berhasil diungkap. Kami akan terus mengembangkan kasus ini, apakah ada korban lainnya atau tidak," ucapnya.

Halaman
123
Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved