Breaking News:

Waspadai China, Australia Gelontorkan Rp 2.700 Triliun Bangun Kekuatan Militer

Australia gelontorkan dana sekitar Rp 2.700 triliun ke sektor pertahanan guna mengantisipasi kebangkitan China.

(Jeremy R Dixon / AFP)
Pesawat F-35 milik Angkatan Udara Australia beraksi di ajang Australia International Airshow di bandara Avalon, 3 Maret 2017. 

TRIBUNBATAM.id, AUSTRALIA - Australia gelontorkan dana sekitar Rp 2.700 triliun ke sektor pertahanan guna mengantisipasi kebangkitan China.

Ketegangan antara Australia dengan China memang meningkat akhir-akhir ini.

Australia memandang serius dan menyatakan tantangan yang akan dihadapi belum pernah terjadi sejak Perang Dunia II.

Pengumuman ini disampaikan Perdana Menteri Scott Morrison Rabu (1/7/2020), sembari memperingatkan rakyat Australia untuk mempersiapkan diri menghadapi tatanan dunia yang "lebih buruk, lebih berbahaya dan lebih kacau" pasca Covid-19.

Disebutkan Australia akan membangun kekuatan militer yang lebih besar dengan fokus pada kawasan sekitarnya, termasuk melengkapi persenjataan peluru kendali jarak jauh.

"Kita belum pernah menyaksikan ketidakpastian ekonomi global dan strategis seperti saat ini di Australia dan di kawasan sejak ancaman luar yang kita hadapi saat tatanan global dan regional ambruk pada tahun 1930-an dan 1940-an," katanya.

Polisi Medan Tembak Mati Bandar Narkoba Jaringan Internasional, Temukan 2 Kg Sabu Siap Edar

"Persaingan strategis antara China dan Amerika Serikat akan menimbulkan banyak ketegangan dan banyak risiko kesalahan perhitungan," ujar PM Morrison.

Karena itu, PM Morrison mengatakan peningkatan kemampuan militer Australia sangat penting untuk menopang posisinya di Asia Pasifik.

Dia menuturkan, Negeri "Kanguru" harus bisa melindungi tempat mereka sebaik mungkin. "Siap menanggapi dan memainkan peran kita dalam melindungi Australia, membela Australia," jelasnya.

Dalam pidato di depan Akademi Militer Australia, PM Morrison mengumumkan komitmennya untuk mengalokasikan anggaran 270 miliar dollar Australia (sekitar Rp 2.700 triliun) bagi peningkatan kemampuan pertahanan selama satu dekade.

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved