Breaking News:

BATAM TERKINI

Batas Penghapusan Denda Pajak PBB-P2 di Batam Diperpanjang hingga 30 September

Program pembebasan denda PBB-P2 periode tahun 1994 hingga 2019 diperpanjang hingga 30 September 2020 mendatang.

TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Kepala BP2RD Kota Batam, Raja Azmansyah mengatakan, program pembebasan denda PBB-P2 periode tahun 1994 hingga 2019 diperpanjang hingga 30 September 2020 mendatang. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala BP2RD Kota Batam, Raja Azmansyah mengatakan, program pembebasan denda PBB-P2 periode tahun 1994 hingga 2019 diperpanjang hingga 30 September 2020 mendatang.

Sehingga, pihaknya mengajak masyarakat untuk segera melakukan pembayaran PBB-P2 yang akan digunakan pemerintah untuk membangun Kota Batam.

Untuk memudahkan warga membayar pajak, saat ini BP2RD Batam juga telah kerjasama antar mitra bank.

Dengan adanya kerjasama tersebut saat ini masyarakat bisa membayar PBB-P2 di sejumlah bank dan e-commerce. Di antaranya Bank Riau Kepri, BRI, BTN dan BJB.

“Untuk ecommerce bisa di Traveloka, Tokopedia, Bukalapak, LinkAja dan Gopay. Selain itu juga bisa bayar di Alfamart dan Indomaret,” katanya.

Bukan itu saja, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam turun langsung ke lapangan membuka layanan di perumahan.

5 Dokumen Kependudukan Ini Sekarang Bisa Dicetak Mandiri Oleh Warga Batam, Akta Lahir hingga KK

JANGAN SALAH! Ini Beda Nyeri Asam Urat dengan Rematik

Hal itu dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat atau wajib pajak untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Layanan bayar pajak di perumahan-perumahan tersebut tidak hanya memudahkan wajib pajak.

Tapi juga dapat mendongkrak pendapatan daerah, sehingga pembangunan bisa berjalan dengan perencanaan.

“Saat ini kita sudah kerjasama dengan perumahan Marcelia, perkiraan dua hari tapi tergantung animo masyarakat. Setelah itu nanti juga akan gerak ke perumahan lainnya yang berminat,” kata Azmansyah, Kamis (2/7/2020).

Capaian PBB Kota Batam sampai Juni 2020 tercatat Rp 34.237.021.609 atau baru sekitar 16.62 persen dari target sebesar Rp206.000.000.000.

Rendahnya capaian PBB-P2 Kota Batam semester pertama tersebut tidak lepas dampak dari corona virus disease (Covid-19).

Karena itu, pihknya saat ini aktif untuk turun ke lapangan untuk melakukan sosialisasi serta membuka layananan secara langsung.

Hal ini sejalan dengan komitmen Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad yang ingin terus memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat.

“Kita juga bekerjasama dengan BPKP untuk turun ke lapangan khusus WP yang besar, agar melakukan pembayaran, terutama piutang,” jelasnya. (media center)

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved