Breaking News:

AHY Diisukan Masuk Menggantikan Menteri Jokowi yang di Reshuffle, Demokrat Berikan Penjelasan

AHY digadang-gadangkan akan masuk dalam Kabinet Jokowi jika ada Reshuffle, Demokrat memberikan pandangan partai kedepannya.

Editor: Eko Setiawan
Instagram @agusyudhoyono / @jokowi
Seberapa besar peluang AHY masuk dalam kabinet Jokowi? Apakah bisa menjadi jalan bagi AHY menuju Pilpres 2024 mendatang? 

TRIBUNBATAM.id -  Presiden Jokowi berencana akan melakukan Reshuffle kabinetnya saat ini.

Isu Reshuffle tersebut dikatakan Jokowi ketika dirinya berpidato dan menyinggung kinerja menteri beberapa waktu lalu.

Ditengah Isu Reshuffle ini, ternyata ada isu Agus Harimurthi Yudhoyono (AHY) yang akan bergabung.

Pegawai Starbucks dapat Tips Rp 1,5 M karena Tolak Pelanggan Tanpa Masker, Begini Kabar Terbarunya

PLN Tetap Putus Aliran Bagi Pelanggan Menunggak Bayar Listrik

VIral Video Penggerebekan Perselingkuhan di Kamar Hotel, Pelakor Ternyata Sedang Hamil 2 Bulan

Nama  Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) diisukan akan masuk dalam jajaran kabinet Joko Widodo (Jokowi) untuk menggantikan menteri yang direshuffle.

AHY pun dinilai memiliki peluang untuk masuk dalam jajaran menteri pimpinan Jokowi.

Lantas, seberapa besar peluang AHY bisa bergabung dengan pemerintahan Jokowi?

"Mungkin, pasti ada (peluang AHY jadi menteri)."

"AHY pasti punya ambisi di 2024 sampai keluar dari tentara dan kita sadari juga kondisi ketika dia begini-begini saja artinya menjadi ketua umum Partai Demokrat dan masih ada bayang-bayang ayahnya," tutur Yunarto, Sabtu (4/7/2020), dalam webinar Reshuffle: Siapa Layak Diganti dan Menggantikan?.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, justru menilai peluang AHY masuk  kabinet Jokowi sangat kecil.

Bagaimana Nasib Prabowo Subianto di Kabinet Jokowi, Sederet Nama Ini Diprediksi Akan Terpental

Sampah Berserak, Taman Hijau Bersih di Karimun Tak Sebersih Namanya

Jadi Bukti Kepemilikan Tanah Warisan Belanda, Apa Itu Eigendom Verponding?

Pasalnya, kata Qodari, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dan Jokowi sudah telanjur sakit hati pada Partai Demokrat.

Hal ini mengingat pada Pilkada 2019 lalu, Demokrat dan Jokowi sempat berkomunikasi.

Namun, pada akhirnya partai yang didirikan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini justru beralih mendukung Prabowo Subianto.

"Saya melihat kecil kemungkinan seorang AHY untuk masuk."

"Karena dinamika politik 2019 kemarin sebetulnya sudah ada komunikasi antara 01 (Jokowi) dengan Demokrat untuk masuk ke dalam kabinet, bahkan ada nama jabatannya," terang Qodari dalam program talk show di Kompas TV, dilansir Tribunnews.

"Akhirnya mau masuk ke 01 enggak bisa juga, pintu sudah tertutup. Jadi menurut saya, sudah ada hati yang terluka di 01," tambah dia.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved