Breaking News:

Amerika Serikat Borong 500.000 Paket Remdesivir, Digunakan Untuk Merawat Pasien Covid-19

Amerika Serikat diketahui memborong hampir semua pasokan obat Remdesivir untuk khalayak dunia. Diketahui mengamankan 500.000 paket obat Remdesivir.

Editor:
Ulrich Perrey / POOL / AFP
Ilustrasi obat Remdesivir. Amerika Serikat borong 500.000 paket Remdesivir, sepaket harganya Rp 45 juta. 

TRIBUNBATAM.id, WASHINGTONAmerika Serikat ( AS) masih memuncaki peringkat pertama negara dengan jumlah kasus virus Corona tertinggi di dunia.

Baru-baru ini, Pemerintah Amerika Serikat diketahui memborong hampir semua pasokan obat Remdesivir untuk khalayak dunia.

Obat Remdesivir sejak awal sudah menjadi sorotan ketika wabah Covid-19 merebak.

Oleh pihak berwenang di AS, obat produksi Gilead Sciences itu merupakan obat pertama yang diperbolehkan untuk dipakai merawat pasien Covid-19.

"Presiden Trump telah membuat kesepakatan menakjubkan guna memastikan warga Amerika punya akses pada obat pertama yang diotorisasi untuk Covid-19," kata Menteri Kesehatan AS Alex Azar dalam laman resmi Depkes AS.

Disebutkan laman tersebut bahwa Depkes AS telah mengamankan 500.000 paket obat Remdesivir untuk berbagai rumah sakit di AS sampai September mendatang.

China Pamer Kekuatan Militer di Laut China Selatan, Amerika Berikan Kecaman

Jumlah itu mencakup 100 persen produksi Gilead pada Juli, 90 persen produksi pada Agustus, dan 90 persen produksi pada September.

Sebagai gambaran, satu paket obat Remdesivir rata-rata meliputi 6,25 ampul.

"Harganya keterlaluan"

Gilead Sciences mengumumkan harga Remdesivir pada Senin (29/6/2020).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved