Selasa, 14 April 2026

LINGGA TERKINI

Musim Angin Selatan, Satpolairud Minta Nelayan Lingga Waspada Saat Melaut

Satpolairud saat ini sudah mempunyai pos pos dan kontak center yang selalu stanby, serta selalu bersama sama dengan Basarnas Kepri.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
Personel Satpolairud Polres Lingga saat memberikan imbauan kepada nelayan, Minggu (5/7/2020). 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Perairan Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri sudah masuk musim angin selatan.

Saat kondisi ini, situasi gelombang laut tidak bersahabat. Gelombang laut cenderung tinggi.

Kapolres Lingga AKBP Boy Herlambang, S.I.K melalui Kasatpolairud Polres Lingga, AKP Nurman Dj mengimbau kepada pengguna dan pemilik transportasi laut maupun nelayan agar berhati hati saat berlayar.

Ia meeminta nelayan agar selalu mencari informasi ketika hendak melaut.

Mulai dari berkoordinasi dengan BMKG atau mencari informasi seputar cuaca dari sumber yang dapat dipercaya.

"Kami mengimbau kepada para pengguna dan pemilik kapal transportasi laut maupun masyarakat nelayan agar berhati hati saat melaut. BMKG saat ini selalu menyiarkan perkembangan arah dan kecepatan angin. Masyarakat nelayan bisa memanfaatkan informasi itu,” ucap Nurman, Minggu (5/7/2020).

Ia meminta masyarakat berhati hati dan selalu memperhatikan perlengkapan melautnya,terutama pada perlengkapan keselamatan guna mencegah terjadinya kecelakaan laut.

"Kalau kondisi angin tidak memungkinkan jangan melakukan aktivitas di laut," tegasnya.

Satpolairud saat ini sudah mempunyai pos pos dan kontak center yang selalu stanby, serta selalu bersama sama dengan Basarnas Kepri.

Data yang diterima TribunBatam.id dari BMKG Batam. Potensi Gelombang tinggi saat ini terpantau di perairan Lingga, Tanjungpinang/Bintan, dan Anambas. Dengan ketinggian mencapai 1 meter.

Emak-Emak Senang, Pemko Batam Tak Wajibkan Seragam Sekolah Bagi Peserta Didik Baru

Mengenal Suku Laut, Pribumi Asli Kepulauan Riau yang Hidup Berkelana dengan Sampan

Sementara perairan Batam, Natuna, dan Karimun terpantau 0,8 meter.

"Kami juga memiliki nomor kontak yang bisa dihubungi yakni 081273647553 yang dapat di hubungi," sebutnya.(TribunBatam.id/Endra Kaputra)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved