Kamis, 4 Juni 2026

TRIBUN WIKI

Waspada Gejala dan Komplikasi Alergi Ayam, Sulit Bernapas hingga Palpitasi Jantung

Alergi ayam bisa terjadi pada orang di berbagai jenis usia. Biasanya, orang yang alergi daging ayam mengalami gejala ini.

Tayang:
sajian sedap
ILUSTRASI MASAKAN AYAM - Bagi sebagian orang, ayam bisa menyebabkan alergi 

TRIBUNBATAM.id - Salah satu bahan makanan yang mengandung protein tinggi adalah ayam.

Daging ayam menjadi salah satu pilihan menu sehari-hari karena sedap dan mudah didapatkan.

Daging berwarna putih dengan citarasa gurih ini bisa diolah menjadi beragam varian menu.

Beberapa yang paling mudah adalah digoreng dan dibakar.

Selain itu, ayam juga sering dimasak dengan beragam bumbu khas yang menambah kelezatannya.

Untuk mendapatkan nutrisi ayam secara murni, daging ini bisa diolah menjadi menu sehat dengan cara direbus saja.

Sayangnya, bagi sebagian orang yang memiliki riwayat alergi, daging ayam bisa berbahaya bila dikonsumsi.

Alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh keliru mengindentifikasi alergen sebagai zat berbahaya.

Akibatnya, terciptalah zat antibodi yang disebut immunoglobulin untuk menyerang zat tersebut.

Respons ini menyebabkan berbagai gejala, mulai dari gejala ringan hingga parah.

Gejala

Alergi ayam bisa terjadi pada orang di berbagai jenis usia.

Biasanya, orang yang alergi daging ayam mengalami gejala berikut:

- mata gatal, bengkak, atau berair

- pilek, hidung gatal

- bersin

- sulit bernafas

- gatal, sakit tenggorokan

- batuk atau mengi

- teriritasi, kulit merah, atau ruam seperti eksim

- kulit yang gatal

- gatal-gatal

- mual

- muntah

- keram perut

- diare.

Orang yang memiliki alergi ayam, biasanya juga mengalami alergi terhadap berbagai jenis bahan makanan lain seperti angsa, bebek, ikan dan udang.

Alergi semacam ini bisanya rentan terjadi pada penderita asma atau eksim.

Beberapa orang yang mengalami alergi telur juga bisa alergi terjadap ayam.

Komplikasi

Orang yang mengalami alergi ayam biasanya juga mengalami gejala flu seperti pilek dan sakit tenggorokan.

Alergi ayam juga membuat kita rentan mengalami gangguan pencernaan.

Dalam kasus parah, alergi ayam juga bisa mengakibatkan anafilaksis atau reaksi alergi serius yang membutuhkan pertolongan medis.

Gejala anafilaksis meliputi:

- detak jantung yang cepat

- penurunan tekanan darah secara tiba-tiba

- palpitasi jantung

- kesulitan bernafas

- pembengkakan saluran udara tenggorokan

- bicara cadel

- lidah bengkak

- bibir bengkak

- semburat biru di sekitar bibir, ujung jari, atau jari kaki

- hilang kesadaran.

Biasanya, dokter akan memberikan EpiPen pada pasien anafilaksis.

EpiPen merupakan bentik epinefrin yang bisa disuntikan sendiri saat keadaan darurat terjadi.

Cara mencegah dan mengatasi

Jika Anda mengalami alergi ayam, berhati-hatilah terhadap apa yang Anda konsumsi.

Hindari makanan yang mengandung ayam, termasuk ayam yang diolah menjadi kaldu.

Ayam juga seringkali ditemukan sebagai pengganti daging merah.

Jadi, kita harus benar-benar memastikan bahan makanan yang akan kita konsumsi.

Saat akan melakukan vaksin, kita juga harus berhati-hati karena vaksin jenis tertentu juga mengandung protein ayam.

Selain itu, cobalah berkonsultasi dengan dokter untuk mencegah munculnya reaksi alergi.

Biasanya, dokter kan meresepkan antihistamin yang dijual bebas untuk mengatasi gejala alergi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Alergi Ayam: Gejala, Penyebab hingga Cara Mengatasi". 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved