Kamis, 28 Mei 2026

GEMPA TERKINI

Gempa Hari Ini 2020, Setelah Jepara, Banten, Pangandaran, Giliran Bengkulu Diguncang Gempa 5,2 SR

Gempa terbaru hari ini 2020, Selasa (7/7/2020) siang terjadi di Bengkulu pukul 13.16.22 WIB, berkekuatan magnitudo 5.2

Tayang:
Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
twitter/infobmkg
Pusat Gempa 5,2 SR di Laut Enggano, Bengkulu Selasa (7/7/2020) siang 

TRIBUNBATAM.id, BENGKULU -  Sejumlah wilayah Indonesia dilanda gempa bumi beruntun sejak Selasa (7/7/2020) pagi.

Setelah wilayah Jepara diguncang gempa Magnitudo 6,1 pukul 05.54.44 WIB, ada 3 gempa cukup besar lain yang terjadi setelah itu.

Gempa terbaru hari ini, Selasa (7/7/2020) siang terjadi di Bengkulu pukul 13.16.22 WIB.

Gempa Hari Ini, Gempa 5,4 SR Guncang Banten Selasa (7/7/) Pukul 11:44 WIB, Berikut Info BMKG

Penjelasan BMKG Terkait Gempa 6,1 SR yang Guncang Jepara Selasa (7/7) Pagi, Tak Berpotensi Tsunami

Jadwal Liga Inggris Malam ini Crystal Palace vs Chelsea 00.00 WIB, Arsenal vs Leicester 02.15 WIB

Berdasarkan info dari BMKG, gempa di Bengkulu terjadi Selasa siang berkekuatan magnitudo 5.2.

Gempa 5.2 skala Richter di Enggano Bengkulu, terjadi di laut sekira 250 arah Tenggara.

Pusat gempa di laut Enggano Bengkulu berada di kedalaman 10 km.

Berikut info lengkap dari BMKG sebagaimana dikutip dari akun media sosial Info BMKG:

#Gempa Mag:5.2, 07/07/2020 13:16:22 (Pusat gempa di Laut 250km Tenggara Enggano), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) I-II Tanggamus, #BMKG

Jadwal Liga Spanyol Malam Ini Celta Vigo vs Atletico Madrid, Besok Barcelona vs Espanyol

Jadwal Liga Italia Malam Ini Lecce vs Lazio 00.30 WIB, AC Milan vs Juventus 02.30 WIB Live RCTI+

Sebelum gempa di Enggano Bengkulu, pukul 12.17.52 WIB juga terjadi gempa berkekuatan 5.0 skala Richter.

Gempa magnitudo 5.2 itu terjadi laut Kabupaten Pangandaran Jawa Barat.

Gempa berpusat di laut sekira 234 km arah Barat Daya Kabupaten Pangandaran Jawa Barat di kedalaman 10 km.

BMKG menyebut gempa itu tidak berpotensi tsunami.

Berikut info lengkap dari BMKG sebagaimana dikutip dari akun media sosial BMKG:

#Gempa Mag:5.0, 07-Jul-20 12:17:52 WIB, Lok:9.42 LS,107.27 BT (234 km BaratDaya KAB-PANGANDARAN-JABAR), Kedalaman:10 Km, tidak berpotensi tsunami #BMKG

Hasil, Klasemen, Top Skor Liga Inggris Pekan 33, Setelah Tottenham Menang, Jamie Vardy 21 Gol

Hasil Liga Inggris Tottenham Hotspur vs Everton, Spurs Menang Tipis, Son - Hugo Lloris Saling Dorong

Video Gol dan Highlight Tottenham Hotspur vs Everton, Gol Bunuh Diri Keane Menangkan Spurs

Sebelum gempa di laut Pangandaran juga terjadi gempa bumi di Rangkasbitung, Banten.

Gempa di Rangkasbitung Banten terjadi pukul 11.44.14 WIB.

Berdasarkan info BMKG gempa dengan magnitudo 5.4 itu terjadi di darat sekira 82 km arah Barat Daya Rangkasbitnung.

Berikut informasi lengkap dari BMKG:

Mag:5.4, 07-Jul-20 11:44:14 WIB, Lok:6.69 LS, 106.14 BT (18 km BaratDaya RANGKASBITUNG-BANTEN), Kedlmn:82 Km, dirasakan Cihara, Rangkasbitung, Bayah, Pandeglang, Malingping, Cibeber, Banjarsari, Sukabumi III MMI, Jakarta, Depok, Bandung II-III MMI :: BMKG

Apa itu Skala MMI?

Skala MMI (Modified Mercalli Intensity) adalah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa.

BMKG membagikan skala MMI dalam angka I hingga XII sebagaimana dikutip dari situs BMKG, masing-masing tingkatan memiliki arti sebagai berikut

I MMI

Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang

II MMI

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

III MMI

Getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

IV MMI

Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik.

Sementara pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat.

Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri.

Jembatan rusak, terjadi lembah.

Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

XII MMI

Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah.

Pemandangan menjadi gelap.

Benda-benda terlempar ke udara.

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved