HUMAN INTEREST

KISAH Ninuk, 21 Tahun Mengurusi Mayat, Pernah Kubur Jenazah Covid-19 Tengah Malam saat Hujan Deras

Selama 21 tahun menjadi penjaga kamar mayat RSBP Batam, ada banyak pengalaman Ninuk selama mengurus mayat dengan berbagai kondisi. Simak kisahnya.

TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
Siti Aminah alias Ninuk membagikan kisahnya selama 21 tahun berprofesi sebagai penjaga kamar mayat. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Layaknya pekerja ulet kebanyakan, Siti Aminah disapa Ninuk (55 tahun), tak punya banyak kosa kata untuk menjelaskan detail pekerjaannya.

Yang ia tahu, setiap hari dia hanya bergelut dengan jenazah.

Mulai memandikan mayat, mengkafani, melakukan wrapping hingga menguburkannya di pemakaman.

Siti Aminah alias Ninuk mengaku hanya mau menceritakan apa yang dia alami, bukan yang dia dengar.

"Kalau cerita yang kita dengar, pasti banyak salahnya."

Jujur, selalu berprasangka baik, dan menghindari "cerita kosong", membuatnya tetap bugar serta punya ingatan panjang, hingga kini.

Ini pulalah yang menjelaskan, kenapa wanita kelahiran Jombang 28 Okteber 1965 ini masih mengingat detail nama para mayat, para keluarga, serta awal mula perjalanannya merantau dan bekerja jadi petugas jenazah.

DERETAN Masalah yang Diadukan Masyarakat ke Ombudsman Kepri Terkait PPDB Online di Batam

Kurun waktu 21 tahun lamanya, Ninuk menghabiskan waktunya di kamar jenazah.

Bukan waktu yang singkat bagi seorang Ninuk, namun ia harus melewatinya.

Di usianya yang tak lagi muda, Ninuk harus menghabiskan waktu di hari tuanya untuk bekerja bersama tiga rekan sejawatnya, Nurdin dan Syukur menjadi petugas jenazah.

Halaman
1234
Penulis: Beres Lumbantobing
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved