Breaking News:

Siswi SMP yang Dicabuli di Kandang Ayam Melahirkan, Bagaimana Nasib Anggota DPRD Tawarkan Sogokan?

Kasus pencabulan terhadap siswi SMP yang turut menyeret nama anggota DPRD ini jadi sorotan nasional

Istimewa
IS, ibu korban (kiri) bersama C, kakak korban (tengah) dan kuasa hukum Abdullah Syafii (kanan) di Mapolres Gresik di sela-sela pemeriksaan, Senin (4/5/2020) kemarin. Lokasi kandang ayam yang menjadi tempat rudapaksa SG (50) kepada MD (16) 

TRIBUNBATAM.id - Siswi SMP Gresik yang diperkosa seoraang pengusaha di Garut, Jawa Timur di kandang ayam dikabarkan sudah mau melahirkan.

Kasus pemerkosaan yang kemudian menyeret nama anggota DPRD Garut ini menjadi sorotan masyarakat luas.

Apalagi sejak mencuat ada upaya menyogok elaku pemerkosaan sebesar Rp 1 miliar agar mendiam kasus pemerkosaan.

Sogokan Melalui perantara anggota DPRD Garut bernama Nur Hudi.

Sementara itu, Sugianto (50) pelaku pemerkosaan sudah ditangkap polisi dan ditetapkan sebagai tersangka.

Namun, proses sidang Nur Hudi di BK yang panjang hingga akhirnya keluarga korban tak sanggup lagi meneruskan dan ingin mencabut laporan tersebut.

Nur Hudi dilaporkan ke BK DPRD Gresik lantaran menginisiasi rencana penyogokan atas kasus persetubuhan.

Pihak pelapor kala itu adalah Chandra, kakak MD.

Pada Senin (6/7/2020) BK menggelar sidang dengan agenda kesaksian keluarga korban. 

Namun, pihak keluarga korban tidak hadir.

Chandra membenarkan pada pemanggilan pertama tidak hadir.

Wanita itu memilih tidak hadir karena korban yang merupakan adiknya yang masih duduk di bangku SMP sedang persiapan proses persalinan.

Halaman
1234
Editor: Aminudin
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved