Breaking News:

Akhiri Konflik Politik Malaysia, Muhyiddin Yassin Rencanakan Pemilu Dini, 2 Tahun Lebih Cepat

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin dikabarkan merencanakan pemilu dini. Kebijakan ini dipilih untuk mengakhiri ketidakstabilan politik Malaysia

Editor:
The New Straits Times
PM Malaysia Muhyiddin Yassin merencanakan Pemilu dini. Ingin melumpuhkan Mahathir? 

TRIBUNBATAM.id, KUALA LUMPUR - Ketegangan antar politisi senior Malaysia terus berlanjut.

Kali ini, Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin dikabarkan merencanakan pemilu dini.

Kebijakan ini dipilih untuk mengakhiri ketidakstabilan politik yang sedang melanda Malaysia.

Sumber yang merupakan orang kepercayaan Muhyiddin memberitahu Nikkei Asian Review dalam wawancara yang dirilis Senin (06/07/2020).

Muhyiddin Yassin membidik Maret 2021 untuk membubarkan parlemen atau Dewan Rakyat.

Pembubaran parlemen oleh Yang di-Pertuan Agong otomatis memicu pemilu dini, dua tahun lebih cepat dari jadwal yaitu pada Mei 2023.

Nilai Ekspor Pertanian di Angka Rp 4 Triliun, Kelapa Gading Kepri Diburu Konsumen Malaysia

Rawannya Mayoritas Tipis Muhyiddin

Isu pemilu dini memang sudah bergaung sejak 2 bulan terakhir di tengah ketidakpastian politik yang membelah Malaysia, sejak Perikatan Nasional pimpinan Muhyiddin berkuasa pada 1 Maret.

Pemerintahan PM Muhyiddin Yassin hanya menguasai 114 kursi, dengan kata lain mayoritas tipis 2 kursi di parlemen.

Angka ini sangat rawan karena kubu koalisi oposisi Pakatan Harapan (PH) yang memegang 108 kursi sedang sibuk bergerilya melobi parlementarian dari PN untuk berpindah haluan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved