Breaking News:

PERAMPOKAN DI MITRA RAYA

Lukai Kepala Korban, Perampok di Perumahan Mitra Raya Batam Mengaku Terlilit Utang

Pelaku sudah mengintai korban sejak keluar dari minimarket. Aksi rampok dilakukan karena keduanya terlilit utang

IST
Pelaku perampokan sadis di Perumahan Mitra Raya Batam berhasil ditangkap polisi. Perampok mengaku terlilit utang hingga nekat merampok 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Dua perampok sadis di Perumahan Mitra Raya Blok D Nomor 22, Kota Batam, berhasil dilumpuhkan pihak kepolisian, Rabu (8/7/2020) lalu. 

Kedua pelaku sempat kabur selama 13 jam setelah melancarkan aksi sadisnya. Saat dibekuk, keduanya mengaku kepada pihak kepolisian jika aksi itu telah direncanakan.

Bahkan, sebelum merampas tas milik korban berisikan uang Rp 6 juta, keduanya telah mengintai sejak korban ke luar dari minimarket miliknya.

“Dia tahu setiap jam segitu korban pasti ambil uang,” ungkap Kapolresta Barelang, Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro kepada Tribun Batam, Kamis (9/7/2020).

Menurut Purwadi, dari pengakuan keduanya, aksi ini dilakukan karena mereka terlilit utang. Oleh sebab itu, keduanya nekat berbuat jahat.

Update Covid-19 di Kepri Kamis (9/7), OTG 9895, Positif 290, Sembuh 248, Meninggal 16

CATAT, Gubernur Perintahkan Layanan Rapid Test Gratis di RSUD Raja Ahmad Tabib, Simak Syaratnya

“Dari hasil pemeriksaan begitu katanya,” tambah Purwadi.

Akibat ulah kedua pelaku, korban bernama Candy Mudyta (28) harus mendapat luka cukup serius di bagian kepala.

Bahkan, kepala Candy harus dijahit hingga 35 jahitan. Kondisi Candy pun belum terlalu membaik sejak kejadian nahas ini terjadi.

Kini kedua pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Saat ditangkap, kedua pelaku sempat meringis kesakitan akibat timah panas menembus kaki keduanya. 

Fakta-fakta Perampokan

Halaman
1234
Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved