Breaking News:

PEMILU SINGAPURA 2020

Singapura Masuki Masa Tenang Tanpa Kampanye Jelang Pemilu 2020

Beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama Masa Tenang di Singapura yakni, tidak boleh ada iklan kampanye, tidak boleh berkampanye, ...

Instagram/things2doinsingapore
Merlion Park, Singapura. 

TRIBUNBATAM.id, SINGAPURA -  Kamis, 9 Juli 2020, Singapura memasuki Masa Tenang sebelum penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu).

Selama 24 jam, para kandidat tidak boleh berkampanye sama sekali. 

Melansir dari Channel News Asia, ini pertama kalinya diadakan Masa Tenang sejak pemilihan umum 2011 lalu.  

"Masa Tenang ini bertujuan untuk membiarkan pemilih merefleksikan secara rasional berbagai isu yang diangkat selama masa kampanye pemilu, sebelum mereka menuju ke tempat pemungutan suara," kata Departemen Pemilihan (ELD). 

Beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama Masa Tenang di Singapura yakni, tidak boleh ada iklan kampanye, tidak boleh berkampanye, tidak boleh ada pernyataan dari kandidat, serta menghindari perilaku kampanye. 

Pada hari ini dan besok, ELD melarang adanya iklan pemilu. "Harus dilakukan untuk tidak mempublikasikan iklan pemilihan di internet mendekati tengah malam jelang Masa Tenang," kata ELD. 

Partai politik, kata mereka juga dilarang membuat iklan terprogram seperti menggunakan teknologi untuk secara otomatis mengirimkan iklan online. Namun, iklan di surat kabar, radio dan televisi yang berkaitan dengan pemilu masih boleh dipublikasikan pada Kamis malam.

Terkait Fox Hunt, FBI: China Ancam Warganya di AS untuk Pulang ke Kampung Halaman

Untuk Pertama Kalinya, WHO Akui bahwa Virus Corona dapat Menyebar Melalui Udara

"Semua media diharapkan memainkan peran dan bertanggung jawab dengan melaporkan secara akurat, dengan hati-hati, dan tetap sebagai media netral untuk menyampaikan berita selama pemilihan," imbuh mereka.

Begitu pula dengan spanduk dan poster tidak boleh lagi dipublikasikan saat masa tenang. Para calon dan pendukung diharapkan dapat mematuhi semua undang-undang yang relevan.

ELD juga menyarankan para kandidat agar berhati-hati dalam menghindari tindakan apapun yang dianggap sebagai kampanye.

"Untuk menghindari kesalahpahaman, para kandidat harus menahan diri dari mengunjungi konstituen mereka atau menghadiri acara-acara publik pada Masa Tenang dan Hari Pemungutan Suara," pungkas mereka. (*)  

Amankah Merencanakan Kehamilan di Masa Pandemi Corona?

Tonton Film Porno, Ardiansyah Tak Kuasa Menahan Hasrat, Nekat Perkosa dan Bunuh Guru SD

Musim Bagi Dividen, Inilah Rekomendasi Saham Pembagi Dividen yang Layak Koleksi

Arti Mimpi Melihat Madu, Jarang Terjadi, Namun Maknanya Identik dengan Pertanda Baik

Penulis: Lia Sisvita Dinatri
Editor: Lia Sisvita Dinatri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved