Breaking News:

1.000 Pasangan di Batam Ajukan Cerai, Mayoritas Pemohon Istri, Akademisi: Stres karena Pandemi

Di Batam angka perceraian Januari hingga Juli 2020 sekitar 1.000 permohonan yang mayoritas dilayangkan pihak perempuan (istri)

FREEPIK.COM
Ilustrasi perceraian. Saat wabah corona jumlah perceraian di Batam meningkat, kebanyakan dipicu masalah keuangan 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kabar tak sedap datang dari Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Sejak dibuka kembali layanan permohonan pengajuan perceraian, Pengadilan Agama (PA) Batam mencatat pendaftaran gugatan langsung naik signifikan. 

Per hari, ada 50 permohonan cerai.

"Per hari sampai 50 permohonan. Ya, lumayan tinggi itu," kata Humas Pengadilan Agama (PA) Batam, Barmawi.

Di Batam angka perceraian Januari hingga Juli 2020 sekitar 1.000 permohonan.

SEHARI, 50 Pasangan di Batam Ajukan Perceraian ke Pengadilan Agama, Meledak Selama Pandemi Corona

Menariknya, pengajuan cerai mayoritas dilayangkan pihak perempuan (istri).

Ilustrasi perceraian
Ilustrasi perceraian (doadankajianislami.com)

"Harapan kami dalam membina rumah tangga itu sekali seumur hidup.

Jangan sampai keputusan berpengaruh terhadap mental anak, menyebabkan kenakalan anak atau dampak lain.

Sebelum mengajukan perceraian kami sarankan pikir dan pertimbangankan dengan seksama," katanya.

Perselingkuhan, salah satu dari sekian faktor pemicu tingginya angka perceraian di Batam.

Halaman
123
Editor: Azmi S
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved