Hasil Pemilu Singapura, 83 dari 93 Kursi Parlemen Dimenangkan PAP, Jumlah Terburuk dalam Sejarah?

Singapura diketahui tetap menggelar Pemilu di tengah wabah Covid-19. Partai Aksi Rakyat ( PAP) lanjutkan kembali kekuasaan tidak terputus di Singapura

CHRISTOPHE ARCHAMBAULT / AFP
Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong. Walau kembali menang telak Pemilu Singapura, PAP raih hasil terburuk dalam sejarah. 

TRIBUNBATAM.id, SINGAPURA - Singapura diketahui tetap menggelar Pemilu di tengah wabah virus Corona atau Covid-19 yang melanda dunia, pada Jumat (10/07/2020) kemarin.

Diprediksi menang telak, Partai Aksi Rakyat ( PAP) melanjutkan kembali kekuasaan tidak terputus di Singapura sejak kemerdekaan.

PAP dipimpin langsung oleh Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong.

Mereka memenangkan 83 dari total 93 kursi parlemen dengan raihan suara nasional atau popular vote 61,24 persen.

Namun kemenangan ke-13 beruntun ini justru adalah hasil terburuk yang diraih partai berlambang petir itu.

Secara perolehan kursi, ini adalah jumlah terendah dalam sejarah yaitu hanya 89,25 persen kursi parlemen.

Tunggu Covid-19 Mereda di Singapura, PM Lee Hsien Loong Isyaratkan Tunda Pensiun

Sedangkan angka suara nasional anjlok 8,26 persen dari pemilu 2015 di mana PAP didukung hampir 70 persen warga negeri “Singa”.

Melejitnya Oposisi Partai Pekerja

Partai oposisi Partai Pekerja (WP) meraih hasil gemilang dengan menambah jumlah kursi di parlemen dari 6 menjadi 10 kursi.

Angka dua digit ini adalah jumlah kursi tertinggi dalam sejarah oposisi Singapura yang selama ini dikenal sangat lemah dan terpecah-belah.

Halaman
1234
Editor: Putri Larasati Anggiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved