Breaking News:

Jokowi Minta Pemda Belanjakan Anggaran: Jangan Ada yang "Ngerem"

Jokowi menilai kuartal ketiga pada bulan Juli, Agustus, dan September ini merupakan momentum yang tepat untuk kembali menggairahkan p

Editor: Eko Setiawan
Twitter Jokowi
Jokowi memerintahkan untuk menyiapkan sanksi lantaran protokol kesehatan dinilai tidak dilakukan secara disiplin. Mulai dari denda hingga kerja sosia 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Selama masa pandemi ini, hanya belanja negara yang bisa diandalkan untuk menggerakan perekonomian.

Presiden Joko Widodo meminta seluruh pemerintah daerah segera membelanjakan anggaran.

Sebab, di masa krisis akibat pandemi virus corona Covid-19 ini, hanya belanja pemerintah yang bisa diandalkan untuk menggerakkan perekonomian.

Cerita Haru Istri Rekam Detik-detik Suami Coba Motor Idaman dan kemudian Meninggal kecelakaan

Presiden Sebut Dunia Sulit Kendalikan Covid-19, Dua Hal Ini yang Ditekankan Jokowi

Link Live Streaming TV Online, Arsenal vs Liverpool, Tayang Mola TV Pukul 02.15 WIB

"Yang bisa diharapkan sekarang ini, semua negara hanya satu yang diharapkan yaitu belanja pemerintah, spending kita, belanja pemerintah," kata Jokowi saat rapat dengan para gubernur di Istana Bogor, Rabu (15/7/2020) dikutip dari Setkab.go.id. 

"Oleh sebab itu, jangan sampai ada nge-rem. Kalau ekonomi di provinsi Bapak Ibu semuanya ingin cepat pulih, belanjanya semuanya harus dipercepat," sambung Jokowi.

Kepala Negara mengatakan, dalam situasi normal, pemerintah daerah memang bisa mengharapkan investasi swasta untuk menggenjot perekonomian.

Namun Jokowi menilai cara tersebut tidak bisa lagi diterapkan dalam kondisi upnormal seperti sekarang.

"Enggak bisa lagi kita mengharapkan investasi, swasta, enggak. Karena ini munculnya memang harus dari belanja pemerintah," sambungnya.

Jokowi mengatakan, pada kuartal pertama 2020, ekonomi RI masih tumbuh di angka 2,97 persen, turun dari kisaran 5 persen.

Pada kuartal kedua ini, Jokowi mengaku sudah menerima prediksi bahwa ekonomi akan minus 4,3 persen.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved