Breaking News:

PASUKAN BERANI MATI yang Melegenda di Dunia, Dengar Namanya Musuh Lari, Indonesia Juga Punya

Pasukan khusus di berbagai negara selalu dilengkapi kemampuan di atas rata-rata. Bahkan pasukan khusus itu berani mati demi menjalankan misinya.

Business Insider.
Ilustrasi. Pasukan Gurkha yang disebut-sebut paling berani mati 

Pada awal kariernya, pasukan elite milik Perancis ini betul-betul berantakan.

Anggotanya banyak yang berlaku seenaknya yang sering menyebabkan pertikaian antar kelompok.

Meski begitu, di medan tempur, mereka tak mengenal kata menyerah.

Pasukan yang terjun di dua Perang Dunia ini lebih memilih mati ketimbang ditawan musuh.

Pada PD I, misalnya, mereka kehilangan115 perwira dan 5.172 anggotanya.

Sayangnya pada PD II, mereka malah baku hantam sendiri, terutama di Suriah.

Tapi pertempuran yang paling banyak memakan korban terjadi di Dien Bien Phu, Vietnam, 8 Mei 1958. Tak kurang dari tujuh batalion Legiun Asing tewas.

Resimen Pelopor! Pasukan Elite Indonesia Terlupakan: Kawal Soekarno, Sanggup Imbangi SAS Inggris!

Jadi Andalan Presiden Soekarno, Sanggup Imbangi Pasukan Elite Inggris! Menpor Kini Bernama Brimob!

Toh sekeluar dari Vietnam, mereka langsung diterjunkan ke Algeria.

Kemudian Chad, Somali, Zaire, Djibouti, dan Malagasi.

Selain aktif di Afrika sejak 1963, Legiun Asing juga mengambil bagian di beberapa negara Pasifik dan Amerika Tengah.

Berbeda dengan Green Beret, Legiun Asing memang cuma mengenal satu tugas, yakni bertempur.

Terdiri dari enam resi-men, Legiun Asing kini terorganisasi baik.

Setiap resimen mempunyai 10 bagian, yang mempunyai tugas yang berbeda.

Misalnya, pasukan pengintai, mortir, senjata ringan dan Iain-Iain.

Markasnya tak terbatas di Perancis saja.

Tapi juga ada di Guyana Perancis, Mururoa, Tahiti, Arue di Pasifik dan Mayotte di Lautan India.

3. Pasukan Gurkha

Pasukan Gurkha
Pasukan Gurkha (ist)

Pada 1813, pasukan Inggris yang berada di India bertempur melawan Gurkha, suku bangsa yang hidup di perbukitan Nepal.

Inilah kemenangan yang paling sulit diraih pasukan Inggris yang memaksa mereka angkat topi dengan semangat juang orang-orang Gurkha.

Sebaliknya, orang-orang gunung itu menaruh hormat terhadap keahlian tempur pasukan Inggris.

Rasa saling menghormati itu menjadi benih lahirnya pasukan Gurkha yang dibentuk dua tahun kemudian, 1815.

Satu abad lebih pasukan Gurkha menjadi bagian AD Inggris.

Tapi ketika Inggris meninggalkan India, sebagian dipecah ke AD India.

Sedangkan yang tetap di bawah AD Inggris dipindah ke Malaysia.

Di Malaysia ketangguhan pasukan Gurkha makin terbukti.

Mereka memainkan peranan penting dalam mematahkan gerilyawan komunis.

Pada 1967, mereka meninggalkan Malaysia dan bermarkas di Hong Kong.

Nama pasukan Gurkha melejit kembali pada Perang Malvinas.

Mereka mendarat pada awal Juni 1982.

Selama seminggu mereka berpatroli di sekitar pulau untuk mencari pasukan Argentina.

Pada 8 Juni, mereka mendatangi Port Stanley, yang dikuasai tentara Argentina.

Disergap Kelompok Abu Sayyaf Dari Atas, 18 Pasukan Elite Filipina Tewas

Sekali Latihan Hamburkan Ribuan Peluru, Ternyata Begini Metode Seleksi Pasukan Elite Amerika Serikat

Tapi pertempuran hebat tak terjadi.

Tentara Argentina amat terkejut ketika mengetahui mereka berhadapan dengan pasukan Gurkha yang legendaris itu.

Tanpa pikir panjang, mereka lari menyelamatkan diri.

2. Spetsnaz

Spetsnaz
Spetsnaz ((Suitable Security))

Bisa dibilang, inilah pasukan khusus terbesar di dunia.

Dibentuk pada awal 1950-an, Spetsnaz memiliki 27 sampai 30 ribu anggota.

Berbeda dengan pasukan elit lainnya, Spetsnaz berada di bawah Departemen Pertahanan dan badan intelejen Soviet (kini Rusia).

Begitu pula dengan tugasnya. Spetnsnaz lebih banyak melakukan operasi rahasia.

Misalnya, mereka memainkan peran penting dalam pembunuhan Hafizullah Amin sewaktu istana kepresidenan diserang serta pendudukan bandara Kabul, Desember 1979.

Proses terbentuknya pasukan khusus Rusia ini memang berbeda dengan pasukan khusus lainnya.

Tiongkok Tidak Senang AS Pamer Otot Militer, Siagakan Penghancur Kapal Induk di Laut China Selatan

Waspadai China, Australia Gelontorkan Rp 2.700 Triliun Bangun Kekuatan Militer

Polisi Militer Razia Tempat Hiburan Malam di Karimun

Mereka berakar dari kemiliteran dan keamanan nasional.

Pada bagian kemiliteran itu pun anggota Spetsnaz terbagi dari satuan intelejen dan tempur.

Hingga tak heran kalau kiprahnya banyak yang berkaitan dengan keamanan dalam negeri.

Nama Spetsnaz melambung karena jumlahnya yang besar dan minimnya informasi mengenai mereka.

Hingga kemampuannya sukar ditebak.

Apalagi dikabarkan Spetsnaz memiliki satuan VIP, yang tugasnya membunuh tokoh-tokoh politik dan militer musuh.

1. Barisan Berani Mati

Ilustrasi
Ilustrasi (int)

Saat Jepang mulai menguasai Indonesia dengan penuh, mereka membentuk satuan semimiliter bernama Jibakutai.

Pasukan ini dilatih untuk membantu pasukan Jepang jika ada serangan dari sekutu.

Jibakutai disebut-sebut sebagai kamikaze rasa Indonesia yang anggotanya terdiri dari warga Jepang dan warga lokal Indonesia sendiri.

Setelah Jepang menyerah kepada sekutu, Jibakutai berubah menjadi Barisan Berani Mati dan melawan sekutu yang masuk Indonesia.

Banyak dari pasukan ini mempersenjatai tubuhnya dengan bom lalu berlari dan meledakkan diri di kerumunan tentara musuh.

Ada juga yang meledakkan diri di dekat kendaraan tempur agar tidak bisa digunakan lagi.

(*)

Artikel ini telah tayang di Intisari Online

Editor: Irfan Azmi Silalahi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved