Ratusan Karyawan Rumah Sakit Martha Friska Medan Unjuk Rasa Tuntut Pembayaran Gaji dan THR
Para tenaga medis dan karyawan di Rumah Sakit Martha Friska Jalan KL Yos Sudarso Medan menggelar aksi demo.
Editor: Anne Maria
TRIBUNBATAM.id, MEDAN - Para tenaga medis dan karyawan di Rumah Sakit Martha Friska Jalan KL Yos Sudarso Medan menggelar aksi demo.
Ratusan pengunjuk rasa membanjiri halaman Rumah Sakit tersebut, Rabu (5/8/2020).
Mereka adalah para perawat, staf administrasi, sopir dan satpam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun-Medan.com, ratusan karyawan Rumah Sakit Martha Friska Medan di-PHK sejak tanggal 26 Juli 2020 setelah tidak digaji selama empat bulan dan tanpa Tunjangan Hari Raya (THR).
Para pengunjuk rasa merupakan karyawan yang sudah bekerja selama 24 tahun dan ada juga yang selama dua tahun.
• Daftar Riwayat Kontak 5 Pasien Covid-19 di Batam; Polisi, Karyawan BP Batam hingga Warga Pendatang
• Terkonfirmasi Covid-19, Ini Riwayat Kontak Gubernur Kepri hingga Jalani Karantina Mandiri di Rumah
Menurutnya, Rumah Sakit Martha Friska cabang Brayan Medan jauh sebelum pandemi Covid-19 sudah mengalami masalah dalam pembayaran hak dokter dan karyawan.
"Dokter spesialis satu per satu ke luar dari rumah sakit karena upah macet dan dicicil. Hal itu membuat penurunan jumlah pasien yang sangat signifikan," katanya.
Ratusan pengunjuk rasa menyuarakan aksinya di depan Rumah Sakit Martha Friska Brayan dan menuntut pihak rumah sakit untuk keluar dan memberikan keterangan.
Sementara itu, hingga berita ini diunggah pihak rumah sakit belum bersedia ke luar untuk memberikan keterangan.
Tribun juga belum berhasil melakukan konfirmasi dengan manajemen rumah sakit. (cr14/t ri bun-medan.com)
Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Tuntut Gaji dan THR, Ratusan Karyawan Rumah Sakit Martha Friska Unjuk Rasa